BANDA ACEH 18 Mei 2026 – Departemen Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Kuliah Umum Internasional bertema “Latest Issues and Trends in the Utilization of Fisheries and Livestock Products” pada Kamis (14/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room 2 Fakultas Pertanian USK ini menghadirkan akademisi dari Malaysia, Dr. Ishamri Ismail sebagai narasumber utama.

Kuliah umum tersebut dipandu oleh Ir. Fahrizal yang bertindak sebagai ketua pelaksana sekaligus moderator kegiatan. Acara ini menjadi bagian dari komitmen Departemen THP FP USK dalam memperluas wawasan mahasiswa dan dosen terkait perkembangan ilmu dan teknologi terkini di bidang pengolahan hasil perikanan dan peternakan.

Fokus pembahasan dalam kegiatan ini mencakup inovasi pengolahan modern, pengembangan pangan fungsional dan nutraceutical, serta penerapan prinsip keberlanjutan melalui konsep zero waste. Tema tersebut dinilai relevan dengan perkembangan industri pangan global yang kini semakin menitikberatkan pada efisiensi sumber daya, pengurangan limbah, dan peningkatan nilai tambah kesehatan pada produk pangan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknologi Hasil Pertanian, Dr. Ir. Asmawati. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kuliah umum internasional ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kapasitas civitas akademika di lingkungan Fakultas Pertanian USK.

“Kuliah umum internasional ini kami laksanakan untuk memperkaya pemahaman mengenai tren pemanfaatan produk perikanan dan peternakan yang berkembang pesat. Kami ingin memastikan mahasiswa THP tidak hanya kompeten secara teori, tetapi juga peka terhadap isu-isu keberlanjutan dan inovasi teknologi di level global,” ujar Dr. Asmawati.

Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran akademisi luar negeri diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi riset dan pertukaran pengetahuan yang lebih luas antara USK dan institusi mitra internasional.

Dalam pemaparan materinya, Dr. Ishamri Ismail menekankan pentingnya penerapan inovasi pengolahan modern dalam menciptakan produk pangan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan bagi konsumen. Menurutnya, industri pangan masa depan harus mampu mengintegrasikan aspek fungsionalitas produk dengan prinsip ramah lingkungan.

“Pengelolaan produk perikanan dan peternakan tidak hanya tentang produksi massal, tetapi bagaimana kita memanfaatkan inovasi pengolahan modern untuk menciptakan produk bernilai nutraceutical yang memberikan manfaat kesehatan bagi konsumen. Di saat yang sama, kita harus berkomitmen pada prinsip zero waste agar industri pangan kita tetap berkelanjutan dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi antara narasumber dan peserta yang terdiri atas dosen serta mahasiswa. Berbagai pertanyaan mengenai tantangan hilirisasi produk pangan, peluang inovasi industri, hingga strategi pengembangan produk berbasis sumber daya lokal turut menjadi pembahasan menarik dalam forum tersebut.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional ini, Departemen THP FP USK berharap dapat memperkuat kolaborasi akademik antara Universitas Syiah Kuala dan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pangan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Leave a comment