
BANDA ACEH 13 Juni 2026 – Universitas Syiah Kuala (USK) mulai menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian finansial kampus setelah resmi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Mirza Tabrani, SE, MBA, DBA, USK berencana mengembangkan sejumlah unit usaha produktif yang mencakup sektor pangan, peternakan, kesehatan, hingga industri nilam Aceh.
Status PTNBH memberikan kewenangan yang lebih luas bagi perguruan tinggi dalam mengelola sumber daya dan mengembangkan usaha untuk meningkatkan pendapatan institusi. Karena itu, USK tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga berupaya membangun ekosistem bisnis yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi kampus dan masyarakat.
Prof. Mirza Tabrani menegaskan bahwa pengembangan usaha menjadi salah satu prioritas utama kepemimpinannya. Selain memperkuat sektor pendidikan, pendapatan dari unit-unit usaha tersebut diharapkan dapat mendukung kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika USK.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pengembangan industri nilam. Melalui Atsiri Research Center (ARC), USK berupaya mentransformasi hasil riset menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti minyak atsiri dan parfum berbasis nilam Aceh. Kampus juga mendorong model pemberdayaan petani melalui penyediaan bibit, pupuk, serta jaminan pembelian hasil panen guna menciptakan rantai nilai yang berkelanjutan.
Tak hanya itu, USK juga menyiapkan pengembangan usaha di bidang pertanian terpadu dan peternakan. Model bisnis ini dirancang agar fakultas-fakultas terkait dapat terlibat langsung dalam pengelolaan unit usaha berbasis keilmuan yang dimiliki kampus. Langkah tersebut sekaligus menjadi sarana hilirisasi hasil riset dan inovasi yang selama ini dikembangkan oleh para akademisi.
Di sektor kesehatan, USK juga berencana mengembangkan rumah sakit pendidikan sebagai salah satu sumber pendapatan baru sekaligus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh. Pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat peran USK sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pelayanan publik.
Melalui berbagai program tersebut, USK menargetkan terciptanya kampus yang lebih mandiri secara finansial, inovatif dalam pengembangan usaha, serta mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Aceh. Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan USK sebagai perguruan tinggi unggul yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi pembangunan daerah.
Editor: Tribun Aceh
Kategori: Pendidikan | Ekonomi | Kampus
Lokasi: Banda Aceh, Aceh.

Leave a comment