Banda Aceh 30 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (FP-USK). Tim mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian berhasil meraih medali perunggu (Bronze Medal) pada kategori pangan (Food) dalam ajang 5th International Youth Summit (5th IYS) 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 30–31 Mei 2026. 

Kompetisi internasional ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM), dan diikuti oleh 72 tim peserta dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Pakistan, dan lainnya. Selain itu, delegasi Indonesia juga berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama, antara lain Universitas Sriwijaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Del, IPB University, dan kampus lainnya. 

Tim mahasiswa FP USK yang meraih prestasi tersebut terdiri dari Claudia Agatha Manurung (ketua tim), Muhammad Athaya, Mutiara Ramadhani dan Sundari Sri Rahayu. Tim mahasiswa ini dibimbing oleh Novia Mehra Erfiza, Ph.D., dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, yang secara aktif mendampingi proses penyusunan karya ilmiah hingga persiapan presentasi di tingkat internasional.

Claudia dan tim mengangkat karya inovatif di bidang teknologi pangan mengenai pemanfaatan limbah biji durian menjadi bahan pangan fungsional berupa pati resisten (Resistant Starch Type 3) yang diaplikasikan pada makanan anak-anak. Inovasi ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah kesehatan, khususnya pencegahan hipoglikemia reaktif pada anak, sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan. 

Dalam kompetisi esai internasional ini, tim FP USK berhasil melaju hingga babak final dan mempresentasikan karya ilmiah inovatif di hadapan dewan juri internasional melalui tahapan presentasi dan sesi tanya jawab sebelum penentuan pemenang. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik mahasiswa USK dalam berkompetisi di tingkat internasional, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata generasi muda dalam menghadirkan solusi inovatif di bidang pangan dan kesehatan.

Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa, terutama di tengah tantangan yang dihadapi fakultas pasca insiden perusakan fasilitas pendidikan beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan bahwa meskipun tim mahasiswa sempat mengalami kendala dalam menyiapkan contoh produk akibat kerusakan laboratorium, upaya pembinaan dan dukungan terhadap prestasi mahasiswa tetap dilakukan secara optimal.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa semangat dan komitmen mahasiswa tidak surut meskipun dihadapkan pada keterbatasan. Fakultas akan terus mendukung pengembangan prestasi mahasiswa di tingkat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Si., M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, turut memberikan apresiasi dan motivasi terhadap keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi internasional. Ia menegaskan bahwa universitas terus mendorong mahasiswa untuk berkompetisi secara positif dan mengukir prestasi di tingkat global sebagai bagian dari pengembangan karakter dan kapasitas generasi muda.

Ajang 5th IYS 2026 mengusung tema“Youth Contributions to Global Influence on International Policy Through Innovation”, yang bertujuan mendorong peran generasi muda dalam memberikan kontribusi terhadap isu global melalui inovasi di berbagai bidang, termasuk pangan, pertanian, kesehatan, dan teknologi. Keberhasilan tim mahasiswa FP USK ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kolaborasi akademik mampu menghasilkan karya yang kompetitif di tingkat internasional sekaligus membawa nama baik Universitas Syiah Kuala di kancah global.

Leave a comment

Tokoh

Quote of the week

“Pendidikan adalah pangkalan kehidupan, tidak peduli di mana Anda berada.”

– Malcolm X