
Salsabila Raiqa, mahasiswa Magister Pengelolaan Lingkungan Universitas Syiah Kuala berhasil meraih Juara 3 dalam lomba poster yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI). Karya yang diusung berjudul “Pilihan Air Hari Ini Menentukan Masa Depan Esok”, yang mengangkat pentingnya akses terhadap air bersih yang aman dan layak.
Prestasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan Sekolah Pascasarjana USK, Prof. Dr. Ichwana. Ia menyampaikan bahwa capaian ini merupakan refleksi dari kualitas pembelajaran dan komitmen mahasiswa dalam merespons isu-isu lingkungan secara nyata.
Menurut Beliau, keberhasilan Salsabila tidak hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran publik. “Kami sangat mengapresiasi prestasi ini. Karya yang dihasilkan tidak hanya kreatif, tetapi juga sarat makna dan relevan dengan tantangan lingkungan saat ini, khususnya terkait pengelolaan air bersih,” ungkap Prof. Ichwana .
Beliau juga menambahkan bahwa isu air bersih merupakan bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, keterlibatan mahasiswa dalam kampanye edukatif seperti ini sangat diperlukan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Melalui posternya, Salsabila menampilkan kontras visual antara kondisi air tercemar beserta dampaknya terhadap kesehatan, dengan penggunaan air bersih yang terstandarisasi melalui layanan air perpipaan (PAM). Visual tersebut menegaskan bahwa dalam sirkulasi air, kualitas air memegang peranan penting. Air yang tidak terjamin kualitasnya dapat membawa kontaminan berbahaya dalam siklus air, sehingga meningkatkan risiko penyakit serta merusak keseimbangan ekosistem.

Poster ini juga menyoroti bahwa penggunaan air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Air PAM yang telah melalui proses pengolahan dan standarisasi dinilai mampu memberikan perlindungan bagi keluarga, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta menjaga keseimbangan lingkungan.
Salsabila menyampaikan bahwa karya ini dibuat sebagai bentuk kepedulian terhadap masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilih sumber air yang aman. Ia berharap pesan dalam poster tersebut dapat mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan layanan air bersih resmi guna meningkatkan kualitas hidup.
“Air bersih adalah hak semua orang. Pilihan yang kita ambil hari ini akan menentukan masa depan generasi mendatang,” ujarnya.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam menyuarakan isu lingkungan melalui media kreatif. Melalui lomba ini, PERPAMSI turut mendorong generasi muda untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan.
Dengan capaian ini, diharapkan semakin banyak inovasi dan kampanye kreatif yang mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya air bersih, sehingga terwujud kehidupan yang sehat dan lingkungan yang lestari.

Leave a comment