BANDA ACEH 23 Juni 2026 – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII menggelar Workshop Pengelolaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Tahun 2026 pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini bertempat di Ruang Auditorium Lantai 5, Kantor LLDikti Wilayah XIII, Jl. Alue Naga, Tibang, Banda Aceh.

Workshop strategis ini menghadirkan dua pakar sekaligus Guru Besar dari Universitas Syiah Kuala (USK), yaitu Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Rizal, S.T., M.Sc., guna membedah strategi peningkatan mutu riset serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Mengukur Dampak Berkelanjutan dan Strategi IKU PTS
Dalam sesi materi, Prof. Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc. mengupas tuntas mengenai Implementasi peningkatan pengelolaan LPPM dalam mengukur dampak keberlanjutan program pengabdian masyarakat dan inovasi berbasis kemitraan Perguruan Tinggi (PT) serta Strategi pencapaian IKU PT di bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan inovasi, khususnya bagi Perguruan Tinggi Swasta.

Prof. Rahmat menekankan pentingnya bagi para dosen untuk memahami sudut pandang penyedia dana hibah agar riset yang diajukan dapat lolos pendanaan. “Riset haruslah menghasilkan sesuatu yang menarik, berpikirlah seperti apa yang reviewer dan sponsor mau dari sebuah hibah yang kita ajukan,” ujar Prof. Rahmat, yang juga tercatat sebagai pemenang Hibah Riset Produktif Inovatif (RISPRO) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pertama di Aceh.

Lebih lanjut, Guru Besar Bidang Rekayasa Industri Pertanian USK ini juga memaparkan strategi penyelarasan riset dengan Isu Strategis Nasional. Ia memotivasi para peserta agar tidak terjebak dalam pemikiran bahwa mencari ide riset itu rumit. “Carilah ide-ide riset yang sederhana yang ada di sekeliling kita, pelajari lebih mendalam dan jadikan itu sebagai bahan riset kita. Jadi yang susah itu bukan ide riset, tapi kemauan kita untuk secara sungguh-sungguh yang harus kita wujudkan,” tegas Prof Rahmat yang juga reviewer di BIMA Kemendiktisanitek, BRIN dan USK itu.

Peningkatan Kapasitas Pengelolaan dan Evaluasi Proposal
Melengkapi materi tersebut, Prof. Dr. Ir. Muhammad Rizal, S.T., M.Sc., Guru Besar Teknik Mesin USK, hadir menyampaikan materi krusial mengenai Peningkatan kapasitas dan kualitas pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Beliau membedah secara mendalam teknik evaluasi kualitas usulan proposal, manajemen pendanaan, hingga strategi pengelolaan luaran (output) penelitian dan pengabdian masyarakat agar memiliki daya saing yang tinggi dan berdampak luas.

Apresiasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah XIII
Kepala LLDIKTI Wilayah XIII, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T., menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan workshop ini adalah untuk memperkuat tata kelola LPPM di lingkungan PTS agar mampu berkontribusi nyata pada pencapaian IKU perguruan tinggi. Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih untuk pimpinan perguruan tinggi swasta yang telah mengirimkan peserta dalam kegiatan penting ini, juga kepada para narasumber yang diundang. Kami sangat mengapresiasi kesungguhan dan keseriusan para peserta dalam mengikuti kegiatan workshop ini dari awal hingga selesai,” tutur Dr. Rizal Munadi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan LPPM pada perguruan tinggi swasta di wilayah Aceh dapat bergerak lebih progresif, menghasilkan inovasi berbasis kemitraan yang kuat, serta mampu melahirkan riset-riset berdampak yang relevan dengan kebutuhan nasional.

Leave a comment