Prestasi, Kolaborasi, dan Penguatan Mutu Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala

Banda Aceh 30 Desember 2025 – Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) dalam meneguhkan peran sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif, berprestasi, dan berdampak. Sepanjang tahun, berbagai kegiatan akademik, kolaborasi lintas sektor, serta capaian mahasiswa dan program studi berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
Salah satu capaian strategis tahun 2025, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Sebanyak lima Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Pertanian USK resmi memperoleh perpanjangan akreditasi internasional dari ASIIN hingga 30 September 2030.
Adapun kelima program studi tersebut meliputi Teknik Pertanian (TP), Ilmu Tanah (ITN), Teknologi Hasil Pertanian (THP), Agribisnis (AGB), dan Peternakan (PET). Perpanjangan akreditasi ini menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Pertanian USK telah memenuhi standar mutu internasional yang mencakup kualitas kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, sistem penjaminan mutu, serta relevansi keilmuan dengan kebutuhan global.
Capaian strategis tahun 2025 lainnya adalah diraihnya Akreditasi “Baik Sekali” oleh Program Studi Magister Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian USK dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Akreditasi ini berlaku untuk periode 2025–2030 dan menjadi bukti pengakuan nasional terhadap kualitas tata kelola akademik, sumber daya manusia, riset, serta layanan pendidikan.
Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika dan menjadi landasan kuat untuk terus meningkatkan mutu menuju standar yang lebih unggul.
Sepanjang 2025, Fakultas Pertanian USK juga aktif memperkuat jejaring kerja sama. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pusat Mekanisasi Pertanian (Pusmeptan) USK dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Selatan menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung pengembangan teknologi tepat guna dan riset terapan berbasis kebutuhan masyarakat.
Selain itu, berbagai kegiatan talkshow, kuliah umum, dan forum diskusi, seperti Talkshow Peternakan 2025, menghadirkan sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan mahasiswa dalam membahas ketahanan pangan dan optimalisasi sumber daya lokal.
Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga tercermin melalui kegiatan Outbond Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan Fakultas Pertanian USK. Kegiatan ini bertujuan memperkuat budaya kerja kolaboratif, komunikasi efektif, dan orientasi layanan prima sebagai bagian penting dalam mendukung layanan akademik dan administratif fakultas.
Di sisi lain, kegiatan pembekalan wisudawan Fakultas Pertanian USK tahun 2025 menjadi ruang strategis dalam menyiapkan lulusan yang berdaya saing, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pembangunan pertanian berkelanjutan.
Tahun 2025 juga ditandai dengan prestasi gemilang mahasiswa Fakultas Pertanian USK. Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah berhasil meraih Silver Medal pada ajang Essay Nasional Cipta Nusantara Fest di Universitas Negeri Yogyakarta pada dua kategori berbeda, menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam mengembangkan gagasan ilmiah yang relevan dengan isu energi, lingkungan, serta pertanian pangan.
Di bidang olahraga, mahasiswa Fakultas Pertanian USK juga mengharumkan nama institusi melalui raihan medali emas pada Kejuaraan Nasional Karate Open Piala Wali Kota Padang, membuktikan keseimbangan prestasi akademik dan nonakademik.
Menjelang akhir tahun, prestasi internasional kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, yang berhasil memperoleh Gold Medal pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) ke-6 di Universitas Gadjah Mada. Prestasi ini semakin menegaskan kualitas inovasi dan riset terapan mahasiswa Fakultas Pertanian USK di level global.
Kontribusi Fakultas Pertanian USK juga meluas ke pendidikan vokasi dan pengabdian masyarakat. Kegiatan Guru Tamu Mekanisasi Pertanian di SMK pertanian menjadi wujud nyata transfer pengetahuan dan penguatan link and match antara perguruan tinggi dan pendidikan menengah kejuruan.
Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh warna bagi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (FP USK). Beragam capaian akademik, prestasi mahasiswa, penguatan jejaring nasional–internasional, hingga aktivitas sosial-keagamaan membuktikan bahwa FP USK tidak hanya tumbuh sebagai pusat keilmuan pertanian, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan peradaban.
Tahun ini USK mengukuhkan sejumlah profesor baru dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dari rumpun pertanian. Orasi ilmiah para guru besar FP USK menegaskan komitmen kampus dalam menjawab tantangan global, mulai dari ketahanan pangan, pengelolaan air, inovasi pascapanen, hingga agroindustri berbasis nilai tambah lokal seperti kopi Gayo dan pliek-u Aceh.
Penguatan akademik juga ditandai dengan Sosialisasi Jabatan Akademik dan Kenaikan Pangkat Dosen PNS di lingkungan FP USK. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya akademik yang profesional, transparan, dan berorientasi mutu, sekaligus memotivasi dosen untuk terus meningkatkan kinerja tridarma perguruan tinggi.
Tahun 2025 juga menjadi saksi kebangkitan prestasi mahasiswa FP USK. Mahasiswa Agribisnis berhasil mengharumkan nama kampus dalam Ignite Future Fest 2025 di Universitas Mataram dengan meraih empat penghargaan nasional sekaligus: Gold Medal, 3rd Winner Business Plan, Best Idea, dan Favorite Poster melalui inovasi CoFlame—briket energi ramah lingkungan dari ampas kopi Nusantara.
Tak hanya itu, mahasiswa Peternakan yang tergabung dalam HIMAPET USK sukses menorehkan prestasi di ajang internasional ICOMPRO 2025, membuktikan bahwa mahasiswa FP USK mampu bersaing di level global dengan gagasan ilmiah yang relevan terhadap isu ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.
Dalam semangat Kampus Berdampak, FP USK memperkuat kolaborasi strategis dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) melalui Deklarasi Bersama dukungan Tridarma Perguruan Tinggi untuk konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem. Kerja sama ini menjadi wujud nyata integrasi pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat dalam menjaga salah satu kawasan konservasi terpenting di Indonesia.
Komitmen FP USK dalam mencetak lulusan berwawasan global tercermin melalui partisipasi mahasiswa dalam KKN Internasional II BKS-PTN Wilayah Barat 2025. Mahasiswa FP USK turut ambil bagian bersama ratusan peserta dari puluhan perguruan tinggi dan berbagai negara, mengabdi di tengah masyarakat dengan pendekatan lintas budaya dan multidisipliner.
Tahun 2025 juga diwarnai kegiatan yang menumbuhkan dimensi spiritual dan sosial sivitas akademika. Dharma Wanita Persatuan FP USK menggelar kegiatan wisata alam dan tafakkur di Pantai Lhoknga, memadukan healing, refleksi keimanan, dan penguatan silaturahmi. Nilai-nilai tafakkur alam sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an menjadi pengingat bahwa ilmu dan amal harus berjalan seiring dalam pengabdian kepada Allah dan sesama.
FP USK patut berbangga atas terpilihnya Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU sebagai Ketua DPD Himpunan Alumni IPB Aceh periode 2025–2029. Kiprah beliau sebagai akademisi, pimpinan universitas, dan tokoh agribisnis semakin menegaskan peran FP USK dalam melahirkan pemimpin-pemimpin strategis di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Kaleidoskop 2025 ini mencerminkan bahwa Fakultas Pertanian USK tidak hanya mencetak lulusan, tetapi menumbuhkan insan berilmu, beramal, dan berdampak. Dari ruang kelas hingga panggung internasional, dari laboratorium hingga masyarakat, FP USK terus bergerak menjadi bagian dari solusi.
Tahun 2025 bukanlah akhir, melainkan pijakan.
FP USK melangkah ke masa depan dengan keyakinan bahwa ilmu yang bermanfaat, kolaborasi yang kuat, dan nilai kemanusiaan yang kokoh akan terus menjadi cahaya bagi Aceh, Indonesia, dan dunia.
Berbagai capaian sepanjang 2025 menunjukkan bahwa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala terus bergerak maju sebagai pusat pengembangan ilmu pertanian yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak. Dengan fondasi prestasi, kolaborasi, dan inovasi yang kuat, Fakultas Pertanian USK optimistis menyongsong tahun-tahun mendatang dengan kontribusi yang semakin luas bagi pembangunan pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Leave a comment