
Banda Aceh 9 April 2026 — Universitas Syiah Kuala (USK) bekerja sama dengan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia menyelenggarakan program Society Impact Program: Career Launchpad pada 8–9 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan kampus USK dan diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir serta lulusan baru yang ingin mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Program ini terdiri atas dua sesi utama, yakni Mastering Personal Branding dan Mastering Effective Communication, yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan karier peserta, baik dari aspek teknis maupun nonteknis.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan membangun citra diri profesional dan keterampilan komunikasi.
“Penguasaan personal branding dan keterampilan menghadapi wawancara kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja,” ujarnya.
Pelatihan hari pertama mengusung tema Mastering Personal Branding, yang dilaksanakan pada 8 April 2026. Kegiatan ini membahas berbagai aspek penting, seperti teknik penyusunan curriculum vitae (CV) yang efektif, optimalisasi profil digital, serta strategi membangun personal branding yang kuat di era digital.

Sementara itu, pada hari kedua, 9 April 2026, peserta mengikuti sesi Mastering Effective Communication. Pelatihan ini menitikberatkan pada penguatan kemampuan komunikasi, termasuk memahami gaya komunikasi, keterampilan mendengar aktif, sikap asertif, serta komunikasi lintas generasi yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.
Dua narasumber dari kalangan industri, Suheriyanto dan Martha Uli, hadir memberikan materi sekaligus berbagi pengalaman praktis, termasuk simulasi wawancara kerja yang memberikan gambaran nyata kepada peserta.
Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, Prof. Dr. Rahmat Fadhil, M.Sc., menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen USK dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia profesional.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri sangat penting untuk memastikan lulusan memiliki kepercayaan diri, jaringan, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Program ini juga mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Dengan kuota terbatas sekitar 200 peserta pada setiap sesi, kegiatan ini menjadi salah satu program pengembangan diri yang diminati di lingkungan USK.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Syiah Kuala dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia berharap dapat melahirkan sumber daya manusia yang lebih kompetitif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.

Leave a comment