Banda Aceh, 7 Maret 2026 — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gudang Seni Pertanian menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) sebagai forum tertinggi organisasi yang bertujuan untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah organisasi serta kepemimpinan untuk periode selanjutnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus aktif, anggota UKM Gudang Seni Pertanian, serta para demisioner yang turut memberikan pandangan dan masukan demi kemajuan organisasi. Musyawarah Besar menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan potensi seni mahasiswa, khususnya di lingkungan Fakultas Pertanian.

Ketua Umum UKM Gudang Seni Pertanian, Saudara Fakhrur Razi, menyampaikan bahwa Musyawarah Besar merupakan forum penting bagi seluruh anggota untuk melakukan refleksi sekaligus merumuskan langkah strategis bagi keberlanjutan organisasi.

“Musyawarah Besar bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran bersama bagi seluruh anggota. Kami berharap melalui forum ini dapat lahir gagasan-gagasan baru serta kepengurusan yang mampu membawa UKM Gudang Seni Pertanian semakin maju dan aktif dalam mengembangkan seni di lingkungan kampus,” ujar Fakhrur Razi.

Dalam pelaksanaannya, Musyawarah Besar membahas beberapa agenda utama, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, pembahasan dan penetapan aturan organisasi, serta pemilihan ketua umum baru untuk periode kepengurusan selanjutnya.

Ketua panitia kegiatan, Rifqy Pradana, menyampaikan bahwa Musyawarah Besar ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner serta mampu membawa UKM Gudang Seni Pertanian menjadi wadah pengembangan kreativitas seni yang lebih aktif dan inovatif.

“Melalui Musyawarah Besar ini, kami berharap seluruh anggota dapat berperan aktif dalam menentukan masa depan organisasi serta memperkuat solidaritas antaranggota,” ujar Rifqy.

Pembina UKM Gudang Seni Pertanian, Ibuk Ir. Cut Aida Fitri, M.Si., juga menyampaikan harapannya agar Musyawarah Besar ini dapat menjadi sarana pembelajaran organisasi bagi mahasiswa serta memperkuat peran UKM sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas seni.

“Saya berharap Musyawarah Besar ini dapat melahirkan kepengurusan yang solid, bertanggung jawab, dan mampu membawa UKM Gudang Seni Pertanian semakin berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi mahasiswa dan lingkungan kampus,” ujar Ibuk Cut Aida Fitri.

Perwakilan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan yang diwakili oleh bidang kemahasiswaan, Bapak Abdullah Oesar, S.E., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Musyawarah Besar ini.

“Kegiatan Musyawarah Besar merupakan proses demokrasi yang penting dalam organisasi mahasiswa. Kami berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu membawa semangat kolaborasi, kreativitas, serta terus mengembangkan potensi mahasiswa melalui kegiatan seni yang positif dan bermanfaat,” ujar Abdullah Oesar.

Pada kesempatan ini, keluarga besar UKM Gudang Seni Pertanian juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pembina sebelumnya, Bapak Muhammad Yuzan Wardhana, S.P., M.Si., atas dedikasi, bimbingan, dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendampingi serta mengembangkan UKM Gudang Seni Pertanian selama masa pengabdiannya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UKM Gudang Seni Pertanian diharapkan dapat terus berkembang sebagai ruang ekspresi seni bagi mahasiswa sekaligus mempererat kebersamaan dalam berkarya dan berorganisasi. Selain itu juga diharapkan nantinya akan lahir talenta muda dari Fakultas Pertanian USK yang akan berprestasi dan berkontribusi untuk pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan prestasi disetiap event yang diikuti mahasiswa UKM GSP Fakultas Pertanian USK baik dari pencapaian inovasi kreasi seni, maupun perolehan prestasi yang jumlahnya meningkat dan tingkat partisipasi dengan kemampuan bakat seninya yang kreatif.

Leave a comment