Banda Aceh, 1 Maret 2026 — Memasuki 10 hari pelaksanaan sejak 19–28 Februari 2026, total omzet tenant dalam ajang EXSIS Ramadhan Universitas Syiah Kuala (USK) 2026 tercatat mencapai Rp154.463.000. Angka ini dihimpun panitia berdasarkan laporan harian penjualan tenant yang dikompilasi secara rutin sepanjang kegiatan berlangsung.

Hingga hari ini, EXSIS Ramadhan USK 2026 diikuti oleh 85 tenant, yang terdiri atas 65 tenant mahasiswa dan 20 tenant umum. Komposisi ini menunjukkan dominasi partisipasi mahasiswa sebagai pelaku utama, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha eksternal untuk memperkaya variasi produk yang ditawarkan kepada pengunjung.

Capaian omzet tersebut menempatkan EXSIS Ramadhan USK 2026 pada jalur yang positif menuju target akhir. Ketua Panitia EXSIS Ramadhan USK 2026, Khoirul Amri, M.E., menyebutkan bahwa panitia menargetkan total akumulasi omzet hingga penutupan berada pada kisaran Rp300–320 juta. Dengan raihan Rp154,46 juta dalam 10 hari pertama, optimisme pun menguat.

“Alhamdulillah, capaian 10 hari ini sangat membanggakan bagi panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Angka ini masih sesuai dengan proyeksi target hingga penutupan. Kami berterima kasih kepada para tenant yang setiap hari tetap semangat berjualan dan menghadirkan menu berbuka serta produk-produk Ramadhan terbaik bagi pengunjung,” ujar Amri.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU., turut memberikan apresiasi atas performa panitia dan tenant yang dinilai berhasil menjaga atmosfer kegiatan tetap hidup dan produktif. Menurutnya, capaian omzet bukan semata karena tingginya kunjungan, melainkan hasil kolaborasi promosi dan pelayanan yang konsisten.

“Saya mengapresiasi kerja panitia yang mampu menghadirkan suasana yang nyaman dan menarik sehingga pengunjung terus berdatangan. Tenant juga aktif mempromosikan produknya melalui media sosial. Sinergi ini yang membuat EXSIS tidak hanya ramai, tetapi juga berdampak nyata secara ekonomi bagi mahasiswa dan alumni,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kewirausahaan USK, Dr. Evi Ramadhani, M.Si., menilai EXSIS Ramadhan telah menjelma menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya untuk berburu menu berbuka puasa. Di tengah maraknya event serupa selama bulan suci, EXSIS tetap mampu mempertahankan daya tariknya.

“EXSIS bukan sekadar bazar Ramadhan. Ini adalah laboratorium bisnis nyata bagi mahasiswa dan alumni. Dengan 85 tenant yang terlibat, mayoritas adalah mahasiswa, ini menunjukkan semangat kewirausahaan yang tumbuh kuat di lingkungan kampus. Konsep yang matang, kurasi tenant yang baik, serta promosi yang terintegrasi membuat kegiatan ini memiliki identitas dan daya saing tersendiri. Antusiasme pengunjung juga konsisten, dengan estimasi kunjungan mencapai 1.000–1.500 orang per hari,” ungkap Dr. Evi.

Panitia menegaskan bahwa konsistensi laporan harian penjualan tenant menjadi instrumen penting dalam memantau performa kegiatan sekaligus dasar evaluasi berkelanjutan—baik dari sisi strategi promosi, pengaturan arus pengunjung, hingga peningkatan standar layanan. Kampanye digital yang dilakukan tenant dan panitia juga memperluas jangkauan informasi, sehingga turut mendorong peningkatan transaksi dari hari ke hari.

Dengan capaian 10 hari awal yang telah melampaui separuh target, EXSIS Ramadhan USK 2026 diharapkan terus menguat sebagai ruang praktik kewirausahaan yang berdampak, membangun mental bisnis mahasiswa dan alumni muda, serta menjadi magnet Ramadhan bagi warga Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Leave a comment