Banda Aceh – Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), turut mengantarkan lulusannya pada kegiatan Wisuda Lokal Pascasarjana, Sarjana dan Diploma Fakultas Pertanian USK Periode November 2025–Januari 2026 yang berlangsung pada 12 Februari 2026 di ruang MPR Fakultas Pertanian USK mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Wisuda lokal tersebut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, yakni Dekan Fakultas Pertanian Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan I Prof. Dr. Ir. Hairul Basri, M.Sc., Wakil Dekan II Dr. Elvira Iskandar, S.P., M.Sc., dan Wakil Dekan III Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc. Turut hadir unsur senat akademik yang diwakili Prof. Dr. Ir. Hasanuddin, M.S., para ketua program studi, serta perwakilan Ikatan Alumni (IKA).

Pada periode ini Fakultas Pertanian USK meluluskan 109 mahasiswa, terdiri dari 34 lulusan pascasarjana, 73 sarjana, dan 2 diploma. Dari jumlah tersebut, Departemen Teknik Pertanian menyumbang 13 lulusan, yang secara resmi menyandang status alumni setelah menyelesaikan seluruh persyaratan akademik.

Prosesi wisuda diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan akademik, pembacaan pernyataan wisuda, serta penyerahan sertifikat, SKPI, dan pengalungan medali kepada para lulusan. Kegiatan ini menjadi simbol pengakuan resmi atas keberhasilan mahasiswa menuntaskan pendidikan sekaligus momentum peralihan dari mahasiswa menjadi alumni.

Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Sugianto, menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan akademik, melainkan awal pengabdian di masyarakat. Ia menegaskan bahwa lulusan pertanian memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pangan dan lingkungan di masa depan.
“Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap para lulusan menjadi profesional yang berintegritas serta mampu berkontribusi dalam pembangunan pertanian berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Teknik Pertanian Dr. Muhammad Idkham, S.TP., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang telah menyelesaikan studi dengan baik. Ia menekankan bahwa lulusan Teknik Pertanian memiliki kompetensi strategis karena berada pada persimpangan antara teknologi dan sektor pertanian.
Menurutnya, kebutuhan terhadap inovasi teknologi pertanian semakin tinggi, terutama dalam mekanisasi, pengolahan hasil, efisiensi energi, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Lulusan Teknik Pertanian tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi mampu menghadirkan solusi teknologi di lapangan. Kami berharap alumni mampu menjadi problem solver bagi petani, industri, dan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan wisuda lokal ini juga menjadi momen mempererat hubungan antara fakultas dan alumni. Para lulusan diharapkan siap memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus membawa nama baik almamater.

Dengan bertambahnya 13 alumni baru dari Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian USK optimistis kontribusi keilmuan dan inovasi teknologi pertanian akan semakin nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan di Aceh maupun Indonesia.

Leave a comment