Banda Aceh 10 Februari 2026 — Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan capaian akademik melalui pengukuhan sejumlah profesor baru dalam Sidang Terbuka Senat Akademik yang berlangsung khidmat di lingkungan kampus, Selasa (10/2/2026). Salah satu yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ing. Agus Arip Munawar, S.TP., M.Sc., dosen pada Departemen Teknik Pertanian Fakultas Pertanian USK.

Prosesi pengukuhan tersebut diselenggarakan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik USK yang menghadirkan pimpinan universitas, sivitas akademika, serta tamu undangan. Pada kesempatan tersebut, Prof. Agus Arip Munawar dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknologi Near Infrared Bidang Pertanian, sebuah bidang keilmuan yang berperan penting dalam pengembangan teknologi analisis mutu hasil pertanian secara cepat, akurat, dan non-destruktif.

Suasana kebanggaan turut dirasakan keluarga besar Departemen Teknik Pertanian. Hal itu terlihat dari ucapan selamat yang disampaikan melalui karangan bunga serta kehadiran para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang memberikan dukungan langsung pada momen bersejarah tersebut.

Selain Prof. Agus Arip Munawar, sidang pengukuhan juga menghadirkan beberapa profesor lain dari berbagai disiplin ilmu di lingkungan USK, di antaranya bidang bioteknologi pangan, teknologi ekstraksi dan limbah organik, pemuliaan tanaman hortikultura, serta teknologi susu dan daging. Kehadiran para profesor baru tersebut menandai bertambahnya kekuatan akademik universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Pengukuhan guru besar merupakan jenjang akademik tertinggi bagi seorang dosen. Gelar ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kepakaran ilmiah, tetapi juga tanggung jawab moral dan intelektual dalam memajukan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Bagi Fakultas Pertanian USK, pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi kampus dalam pengembangan teknologi pertanian modern, khususnya pemanfaatan teknologi sensorik dan analisis cepat untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk pertanian Indonesia.

Momentum ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan menekuni bidang keilmuan yang digeluti. Dengan bertambahnya guru besar, USK diharapkan semakin berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pertanian dan teknologi berbasis riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Leave a comment