Banda Aceh 19 Januari 2025 – Majelis Alimat Indonesia (MAI) Wilayah Aceh bersama MAI Pusat melaksanakan kegiatan penyaluran donasi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di berbagai daerah di Provinsi Aceh. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas MAI terhadap masyarakat yang membutuhkan akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah.
Penyaluran donasi dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu Aceh Utara (Kecamatan Langkahan) dengan Penanggung Jawab Ibu Dr. Ratna Mulyany, BACC., MSACC, Aceh Tengah dengan Penanggung Jawab Prof. Eka Sri Mulyani MA. PhD, Aceh Tamiang yang dilaksanakan dalam dua titik, yakni Aceh Tamiang I dengan Penanggung Jawab Dr. Saifullah ARC/ Dr. Dra. Sulastri, M.Si dan Aceh Tamiang II dengan Penanggung Jawab Prof. Dr. Lenni Fitri, S.Si.,MP, serta wilayah Beutong Ateuh yang juga dikoordinatori oleh Prof. Eka Sri Mulyani MA. PhD sebagai Penanggung Jawab.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga, antara lain pakaian layak pakai, peralatan dapur, peralatan makan, al-qur’an/kitab serta kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana. Proses penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga penerima manfaat dengan melibatkan relawan dan pengurus MAI di masing-masing wilayah.
Ketua pelaksana di lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil dari sinergi antara MAI Wilayah Aceh dan MAI Pusat serta dukungan para donatur yang telah mempercayakan bantuannya melalui Majelis Alimat Indonesia. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penguat semangat untuk bangkit kembali pascabencana,” ujar Prof. Dr. Ir. Eti Indarti, M.Sc.
Masyarakat penerima bantuan menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah terdampak.
Melalui kegiatan penyaluran donasi ini, Majelis Alimat Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana, sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan solidaritas antar sesama.

Leave a comment