PIDIE JAYA – Tim relawan Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Aceh turun langsung ke lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terendam lumpur dan material banjir. Aksi cepat tanggap ini dilakukan untuk meringankan beban korban dan memulihkan lingkungan tempat tinggal.

Salah seorang relawan, Rahmat Fadhil, yang terjun di lapangan menjelaskan kondisi yang ditemui dan pekerjaan yang dilakukan. “Kami fokus membersihkan rumah dari lumpur tebal, sisa-sisa material banjir, dan sampah yang terbawa arus. Selain itu, kami juga mengangkat perabotan yang rusak, membersihkan saluran air di sekitar rumah, serta berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Kondisi di dalam rumah banyak yang tertutup lumpur berkisar antara setengah sampai satu meter, butuh tenaga ekstra untuk mengangkutnya,” ujar Rahmat saat ditemui di lokasi.

Ketua Yakesma Aceh, Fakhrurrazi, dalam laporannya menyebutkan bahwa tim telah melakukan assesment dan aksi nyata sejak hari pertama pascabanjir. “Sejauh ini, tim kami sudah mendistribusikan bantuan logistik dasar seperti makanan siap saji, air bersih, dan peralatan kebersihan. Untuk aksi pembersihan, kami telah membantu lebih dari 20 kepala keluarga di titik terdampak terparah. Kolaborasi dengan relawan lokal juga kami lakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” jelas Fakhrurrazi.

Fakhrurrazi menambahkan, selain pembersihan fisik, tim relawan Yakesma Aceh juga memberikan dukungan psikososial kepada korban, terutama anak-anak dan kelompok rentan, untuk membantu mengurangi trauma pasca bencana.

Aksi gotong royong ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran relawan dinilai memberikan semangat baru bagi korban banjir yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka. Yakesma Aceh berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga proses pemulihan berjalan dengan baik.

Leave a comment