
Banda Aceh, 24 November 2025 — Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar agenda inspiratif melalui Talkshow Peternakan 2025 dengan tema “Optimalisasi Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan: Sinergi Antara Pemerintah Kota, Akademisi, dan Peternakan Milenial.” Acara yang berlangsung di Multi Purpose Room Fakultas Pertanian USK ini menjadi wadah penting bagi kolaborasi lintas sektor dalam memajukan dunia peternakan dan ketahanan pangan berbasis potensi daerah.
Talkshow menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai latar belakang. Afdhal Khalilullah, B.Sc (Hons), M.T, Wakil Wali Kota Banda Aceh, memaparkan peran strategis pemerintah daerah dalam penguatan ketahanan pangan melalui dukungan regulasi, fasilitas, dan pendampingan usaha peternakan masyarakat. Narasumber kedua, Cut Sri Haswirna, S.Pi., M.Si, owner Frozen Food Aceh – Fish Jelly, membagikan pengalaman pelaku usaha lokal dalam mengembangkan produk olahan perikanan berbasis inovasi dan kearifan lokal. Kedua narasumber memberikan sudut pandang yang saling melengkapi mengenai peluang dan tantangan pengembangan peternakan dan pangan berbasis lokal.
Acara dipandu oleh Ir. Zikri Maulina Gaznur, S.Pt., M.Si., IPM, Sekretaris Departemen Peternakan USK, yang berperan sebagai moderator dan memastikan jalannya diskusi interaktif, dinamis, dan dekat dengan realitas bidang peternakan modern.

Talkshow dibuka dengan sambutan oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian USK.Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D, Dekan Fakultas Pertanian USK yang diwakili oleh Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc, sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan, menegaskan bahwa ketahanan pangan masa depan membutuhkan penguatan sektor peternakan melalui inovasi dan kolaborasi multipihak. Kata sambutan oleh Dr. Ir. Zuraida Hanum, S.Pt., M.Si., IPU, Kepala Departemen Peternakan USK, yang menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa sebagai generasi penerus dalam membangun industri peternakan modern. Kata sambutan diawali oleh Dr. Ir. Dzarnisa, M.Si., IPU, sebagai Ketua Lustrum XIII Peternakan USK, turut menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan talkshow ini sebagai bagian dari rangkaian kegiatan akademik yang bermanfaat luas bagi publik.
Sambutan juga diberikan oleh Mhd. Amri Husni, Ketua Himpunan Mahasiswa Peternakan USK, yang menegaskan komitmen mahasiswa dalam mendukung kegiatan edukatif dan inovatif di lingkungan kampus.
Talkshow yang ditujukan untuk mahasiswa dan masyarakat umum ini dibuka secara gratis (kuota terbatas) melalui sistem pendaftaran daring. Tingginya minat peserta mencerminkan besarnya perhatian publik terhadap isu ketahanan pangan dan pengembangan peternakan lokal yang berbasis inovasi.
Selain mendapatkan wawasan dan jejaring baru, peserta juga memperoleh e-sertifikat, snack, dan ilmu praktis yang dapat diterapkan langsung di lingkungan akademik maupun dunia usaha.
Penyelenggaraan Talkshow Peternakan 2025 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Departemen Peternakan USK untuk mendorong terbentuknya ekosistem peternakan modern yang berdaya saing tinggi. Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, industri, akademisi, dan peternak milenial, diharapkan visi ketahanan pangan Aceh dan Indonesia dapat terwujud secara nyata.
Talkshow ini juga menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan wawasan dan optimisme menghadapi tantangan dunia peternakan berbasis teknologi dan inovasi.
Fakultas Pertanian USK mengapresiasi seluruh panitia, narasumber, peserta, serta pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan berkelas ini. Harapannya, ilmu dan inspirasi yang diperoleh dapat menjadi dorongan lahirnya generasi peternakan unggul, kreatif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Fakultas Pertanian USK — Menginspirasi, Membangun, dan Bergerak untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan.
#PeternakanUSK #TalkshowPeternakan2025 #KetahananPangan #PeternakanMilenial #USKBerdampak #FakultasPertanianUSK

Leave a comment