Aceh Besar — Departemen Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (FP USK) menggelar pelatihan teknologi pakan bagi Kelompok Ternak Desa Lampermai di Balai Desa Lampermai, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Lustrum XIII Peternakan FP USK.

Kegiatan ini di hadiri oleh Kepala Desa Lampermai, Sekretaris Departemen Peternakan FP USK, Kepala BPP Ingin Jaya, Kelompok Ternak, Perangkat Desa, Alumni Peternakan FP USK serta Mahasiswa Peternakan.

Acara dibuka oleh Kepala Desa Lampermai, Muhammad Fakhri, S.Ag, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada tim dari USK. Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan peternak kami agar mampu mengembangkan usaha ternak secara lebih efisien dan modern. Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.

Hadir pula Sekretaris Departemen Peternakan FP USK, Ir. Zikri Maulina Gaznur, S.Pt., M.Si., IPM, yang menegaskan komitmen departemen dalam mendukung peningkatan kapasitas peternak desa. “Departemen Peternakan USK selalu berupaya menjembatani ilmu dari kampus untuk masyarakat. Teknologi pakan seperti amoniasi jerami dan mineral blok adalah contoh inovasi sederhana namun berdampak besar bagi efisiensi usaha ternak. Kami berharap peternak dapat menerapkannya secara berkelanjutan,” kata beliau.

Pelatihan difokuskan pada dua teknologi pakan utama: Amoniasi Jerami yang disampaikan oleh Ir. Said Mirza Pratama, S.Pt., M.Si., IPM, serta Pembuatan Mineral Blok oleh Ir. Muhammad Ammar, S.Pt., M.Si., IPM. Sebanyak 20 anggota Kelompok Ternak Desa Lampermai mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan terlibat langsung dalam praktik pembuatan bahan pakan.

Kepala BPP Ingin Jaya, Vina Susiana, SP, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat membantu peternak dalam meningkatkan efisiensi pakan. Teknologi amoniasi dan mineral blok sangat relevan dan mudah diterapkan. Kami mendukung penuh agar kegiatan seperti ini dilaksanakan secara rutin,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Desa Lampermai menyampaikan manfaat langsung yang dirasakan para anggota.
“Selama ini kami masih mengandalkan pakan seadanya. Setelah diajari amoniasi dan mineral blok, kami jadi lebih paham cara meningkatkan kualitas pakan dengan biaya rendah. Terima kasih kepada tim dari USK,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Departemen Peternakan FP USK berharap kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan penyuluh lapangan dapat terus diperkuat demi meningkatkan kapasitas peternak serta memaksimalkan potensi sumber daya lokal di Desa Lampermai

Leave a comment