BANDA ACEH 7 November 2025 – Semangat muda dan kecerdasan intelektual mahasiswa Universitas Syiah Kuala kembali bersinar di panggung dunia. Tiga mahasiswa aktif dari Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMAPET) Fakultas Pertanian USK sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang International Competition Program (ICOMPRO) 2025, yang diselenggarakan oleh Departemen Exchange IAAS Indonesia LC Universitas Padjadjaran (Unpad) pada 24 Oktober 2025.
Mereka adalah Zahra Nafisha Salman, Tria Syah Putri, dan Miska Faizatan Sani—tiga sosok muda inspiratif yang berhasil mengharumkan nama HIMAPET dan USK dengan torehan dua gelar bergengsi: Juara 2 Karya Tulis Ilmiah Internasional dan Juara 2 Poster Internasional.
Kompetisi bergengsi bertema “Terra Resilia: Empowering Agriculture, Securing Tomorrow” ini menguji kemampuan peserta dari berbagai negara dalam menawarkan solusi atas isu-isu pertanian global. Tim HIMAPET USK memilih sub-tema Food Security (Ketahanan Pangan)—sebuah topik yang kini menjadi perhatian dunia seiring meningkatnya tantangan terhadap ketersediaan pangan berkelanjutan.
“Prestasi ini bukan hanya hasil kerja keras mereka, tetapi juga bukti nyata bahwa mahasiswa HIMAPET mampu berkompetisi di level internasional,” ujar Dr. Ir. Sukma Aditya Sitepu, S.Pt., M.Pt., IPM, dosen pembimbing sekaligus pembina HIMAPET USK.
“Prosesnya panjang—mulai dari riset, revisi, hingga tahap presentasi final. Namun semangat dan komitmen mereka luar biasa,” tambahnya.
Kebanggaan juga disampaikan oleh Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni USK
“Kami selalu mendukung mahasiswa untuk tampil di ajang nasional dan internasional. Prestasi seperti ini adalah hasil kolaborasi hebat antara dosen pembimbing, organisasi, dan semangat mahasiswa yang pantang menyerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua HIMAPET USK, MHD Amri Husni, menegaskan bahwa kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota.
“Kami ingin menjadikan HIMAPET bukan hanya wadah organisasi, tapi juga laboratorium kreativitas dan prestasi. Ke depan, kami siap terus melahirkan karya dan riset inovatif yang bermanfaat,” ujarnya.
Tak ketinggalan, Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Pertanian USK, turut menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa.
“Bagian kemahasiswaan berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya mahasiswa dalam menorehkan prestasi. Dukungan administratif, pendanaan, dan pendampingan akan terus kami tingkatkan,” jelasnya.
ICOMPRO 2025 sendiri berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025, melalui serangkaian tahapan kompetitif mulai dari seleksi karya, penilaian, hingga presentasi akhir. Selain kompetisi ilmiah, peserta juga mengikuti seminar internasional dan field trip, menjadikannya ajang yang tak hanya akademik, tetapi juga sarana pertukaran ide dan pengalaman lintas budaya.
Dr. Sukma menambahkan, karya mahasiswa HIMAPET USK sangat relevan dengan misi ketahanan pangan global.
“Mereka mengintegrasikan konsep peternakan berkelanjutan dengan inovasi teknologi untuk memperkuat kemandirian pangan. Ini sejalan dengan semangat pertanian modern yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Prestasi ini menegaskan posisi HIMAPET USK sebagai organisasi mahasiswa yang tak hanya aktif di ruang kampus, tapi juga berdaya saing global. Dengan semangat ilmiah dan dedikasi tinggi, mereka membuktikan bahwa mahasiswa pertanian dari ujung barat Indonesia mampu bersuara di panggung dunia.

Leave a comment