
Banda Aceh — Sebanyak 20 siswa SMK-PP Negeri Saree Kabupaten Aceh Besar melakukan kunjungan belajar ke Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pada Senin, 3 November 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari pemenuhan kurikulum dan program pengembangan wawasan kewirausahaan SMK-PP Negeri Saree Tahun Ajaran 2025/2026. Hal tersebut tertuang dalam surat resmi sekolah bernomor 400.3/659/2025 yang ditandatangani Kepala Sekolah, Muhammad Amin, SP., MP.
Dalam surat tugas terpisah, pihak sekolah menunjuk sejumlah guru pendamping untuk mendampingi siswa selama kegiatan, diantaranya Muhammad Nasir, STP., M.Si, Agustina, S.Pd.I, Henny, S.TP, dan Mulyana, S.Pd, serta staf sekolah lainnya, dimana Pak Nasir dan Bu Henny juga merupakan alumni dari Departemen Teknik Pertanian.
Rombongan siswa disambut langsung oleh Sekretaris Departemen Teknik Pertanian USK, Dr. Syafrizal, ST, M.Si, bersama tim dosen dari Departemen Teknik Pertanian.

Kegiatan turut dikordinir oleh Kepala Departemen Teknik Pertanian, Dr. Muhammad Idkham, S.TP., M.Si, yang juga hadir memberikan pengenalan program studi, profil lulusan, peluang karir, serta fasilitas akademik dan laboratorium.
“Kami menyambut baik kunjungan ini karena menjadi langkah penting dalam mengenalkan teknologi dan inovasi pertanian kepada generasi muda. Pertanian hari ini adalah pertanian modern — berbasis teknologi, mekanisasi, sensor, dan otomasi,” ujar Dr. Idkham dalam penyampaian materi.
Turut hadir mendampingi kegiatan:
Dr. Muhammad Dhafir, ST, M.Si (Kepala PUSMEPTAN USK)
Prof. Dr. Devianti, STP, MP
Dr. Andriani Lubis, S.TP, M.Si
Bambang Sukarno Putra, S.TP, M.Si
Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajak berkeliling dan mendapatkan penjelasan langsung mengenai berbagai laboratorium dan fasilitas praktikum di Teknik Pertanian USK, diantaranya:
Laboratorium Bengkel & PUSMEPTAN – pengenalan mesin, peralatan bengkel dan teknik fabrikasi
Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian – mekanisasi pertanian modern
Laboratorium Pasca Panen – penanganan dan pengolahan hasil pertanian
Laboratorium Instrumentasi & Elektronik (IE) – teknologi sensor, otomasi, dan kendali budidaya pertanian
Kepala PUSMEPTAN USK, Dr. Muhammad Dhafir, ST, M.Si, yang turut mendampingi kunjungan, memberikan pernyataan penting mengenai peran lembaganya:
“PUSMEPTAN bukan hanya pusat mesin pertanian USK, tetapi pusat inovasi, pelatihan, dan riset yang terbuka untuk sekolah vokasi, kampus, dan masyarakat. Kami ingin menjadi jembatan antara pendidikan vokasi dengan teknologi pertanian modern, sehingga siswa Aceh dapat bersaing dan menjadi pelaku inovasi pertanian di masa depan.”
Para siswa terlihat antusias ketika diperlihatkan demonstrasi alat pertanian, teknologi instrumentasi, dan sistem pertanian presisi berbasis teknologi.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata sinergi antara SMK kejuruan sektor pertanian dengan universitas dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja pertanian modern.
Pihak SMK-PP Saree mengapresiasi USK atas sambutan dan ilmu yang diberikan.
“Terima kasih kepada Fakultas Pertanian USK, khususnya Departemen Teknik Pertanian. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami untuk memahami lebih dekat dunia teknologi pertanian dan peluang studi di USK,” ujar salah satu guru pendamping.
Dengan kunjungan ini, diharapkan siswa SMK-PP Saree semakin termotivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di bidang teknologi pertanian yang kini semakin strategis dalam mendukung ketahanan pangan, pertanian cerdas (smart farming), dan pembangunan daerah.
Departemen Teknik Pertanian USK terus membuka peluang kolaborasi dengan sekolah-sekolah vokasi dan lembaga pendidikan untuk bersama mencetak SDM pertanian unggul, inovatif, dan siap menjawab tantangan era digital.

Leave a comment