
BANDA ACEH — Akademisi terkemuka Aceh, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) Aceh untuk periode 2025–2029. Terpilihnya Prof. Agussabti disambut antusias oleh sivitas akademika dan para alumni sebagai angin segar bagi kemajuan sektor pertanian dan pembangunan sumber daya manusia di Aceh.
Prof. Agussabti saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Syiah Kuala (USK) serta merupakan Guru Besar Fakultas Pertanian USK. Sosoknya dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pendidikan, riset pembangunan agraria, serta pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam isu ketahanan pangan, pemberdayaan komunitas, dan smart farming.
Selain itu, beliau juga terdaftar sebagai calon Rektor USK periode 2026–2031 yang diumumkan pada Oktober 2025. Kepercayaan alumni IPB Aceh untuk menahkodai organisasi menunjukkan reputasi akademik dan kepemimpinannya yang mumpuni di tingkat daerah dan nasional.

Dalam berbagai kesempatan, Prof. Agussabti menegaskan bahwa transformasi pertanian Aceh harus berfokus pada:
- Ketahanan pangan berbasis teknologi
- Smart farming dan digitalisasi pertanian
- Penguatan kapasitas petani dan penyuluh
- Ekonomi pertanian berkelanjutan
- Pengembangan riset aplikatif untuk masyarakat
Penelitian beliau banyak membahas strategi modernisasi pertanian dan pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan petani, termasuk model pengembangan klaster nilam Aceh, yang menjadi salah satu contoh sukses penguatan ekonomi berbasis komoditas lokal.
Kepemimpinan Prof. Agussabti di DPD HA IPB Aceh diharapkan membuka ruang kolaborasi lebih besar antara:
- Alumni IPB di Aceh
- Pemerintah daerah
- Industri pertanian dan pangan nasional
- Akademisi dan peneliti
- Komunitas petani dan UMKM agribisnis
“Era pertanian modern membutuhkan sinergi ilmu, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Aceh memiliki potensi besar, dan kita harus mengoptimalkannya bersama,” demikian visi Prof. Agussabti dalam agenda transformasi pertanian Aceh sebelumnya.
Pemilihan ini sekaligus memperkuat posisi Prof. Agussabti sebagai salah satu tokoh sentral pembangunan Aceh ke depan. Harapan besar tertuju pada hadirnya gagasan segar untuk menjawab tantangan global, mulai dari digitalisasi pertanian hingga ketahanan pangan berkelanjutan.
Selamat bertugas kepada Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU. Semoga amanah ini menjadi langkah strategis untuk menjadikan Aceh sebagai provinsi agraris unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Leave a comment