
Darussalam, 26 Oktober 2025 — Udara pagi yang sejuk di Kompleks Perumahan Universitas Syiah Kuala (USK) diselimuti suasana penuh kedamaian ketika para jamaah berkumpul di Mushalla Baitul Muhajirin untuk mengikuti Kajian Subuh Seri 2 bertema “Memaknai Syukur dalam Kehidupan.” Kegiatan yang digagas oleh Divisi Ibadah, Dakwah, dan Syiar dibawah kepengurusan BKM Mushalla Baitul Muhajirin, Dr, Drs. Syahrial, M.Si, ini menghadirkan penceramah Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc., M.A., seorang dosen dan ustadz ternama di Aceh yang dikenal aktif dalam dakwah dan pendidikan Islam.
Dalam kajiannya, Dr. Nurkhalis menyampaikan bahwa syukur merupakan fondasi ketenangan batin dan kebahagiaan sejati. Ia menekankan bahwa manusia kerap terjebak dalam rasa kurang dan keluh kesah, padahal dalam setiap keadaan selalu ada nikmat yang patut disyukuri.
“Syukur bukan sekadar ucapan ‘Alhamdulillah’, tetapi bentuk kesadaran spiritual yang menuntun kita melihat rahmat Allah di balik setiap peristiwa — baik yang menyenangkan maupun yang menguji,” ujarnya dalam tausiyah penuh makna.
Beliau juga menjelaskan bahwa rasa syukur dapat membentuk karakter yang sabar, rendah hati, dan optimis. Dengan bersyukur, seseorang akan lebih mudah menerima takdir, menjauhi iri hati, serta menjaga hubungan harmonis dengan sesama. Syukur, kata beliau, adalah kunci untuk menguatkan cinta kepada Allah karena dari situlah tumbuh ketulusan dalam beribadah dan berbuat baik.

Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc., M.A., merupakan seorang akademisi dan ulama yang menempuh pendidikan doktoralnya di Universitas Bakhtiar Al-Ruda, Sudan. Ia dikenal luas sebagai sosok pendidik dan dai yang memadukan kedalaman ilmu agama dengan pendekatan yang lembut dan humanis. Selain mengajar di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Aceh, beliau juga aktif mengisi majelis taklim seperti TAFITAS Aceh, serta pernah menjabat sebagai Ketua STAI Al-Washliyah Banda Aceh (2018–2023).
Dalam dunia literasi dakwah, Dr. Nurkhalis juga produktif menulis dan telah menerbitkan sejumlah buku, salah satunya berjudul “Membumikan Fatwa Ulama.” Melalui karya dan ceramahnya, ia terus mengajak umat Islam untuk memahami ajaran agama secara kontekstual, mendalam, dan membumi dalam kehidupan modern.
Kajian yang dimulai ba’da subuh hingga pagi hari ini berlangsung penuh kehangatan. Para jamaah mendengarkan dengan khidmat setiap penjelasan tentang makna syukur dalam berbagai dimensi kehidupan — dari keluarga, pekerjaan, hingga tanggung jawab sosial.
Acara ditutup dengan pembacaan doa yang menyentuh hati, yang diberikan langsung oleh penceramah sebagai bentuk pengingat agar setiap rasa syukur selalu bermuara pada cinta Allah. Dr. Nurkhalis memimpin jamaah membaca doa sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Tirmidzi, yaitu doa memohon cinta Allah:
📖 Doa Mohon Agar Mendapat Cinta Allah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي وَأَهْلِي وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ
Transliterasi:
Allahumma inni as-aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal ‘amalalladzi yuballighuni hubbaka.
Allahumma aj‘al hubbaka ahabba ilayya min nafsi wa ahli wa minal maa’il baarid.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu, juga cinta orang-orang yang selalu mencintai-Mu, serta amalan yang dapat membawaku menuju cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih aku cintai daripada cintaku kepada diriku sendiri, keluargaku, dan air yang dingin.” (HR. At-Tirmidzi)
Doa ini menjadi puncak refleksi spiritual bagi jamaah yang hadir, mengingatkan bahwa syukur sejati lahir dari hati yang mencintai Allah dan menerima setiap takdir-Nya dengan penuh keikhlasan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sarapan bersama yang telah disiapkan panitia. Suasana hangat dan kekeluargaan semakin terasa — sebuah wujud nyata dari nilai syukur dalam kebersamaan umat.
Dengan semangat kajian bertema “Memaknai Syukur dalam Kehidupan” ini, Kompleks Perumahan USK berkomitmen menjadikan program Kajian Subuh Seri sebagai ruang pembinaan ruhani yang berkelanjutan, agar nilai-nilai Islam senantiasa hidup dan menginspirasi di tengah komunitas akademik.
(Divisi Ibadah, Dakwah, dan Syiar – Kompleks Perumahan USK)

Leave a comment