BANDA ACEH 24 Oktober 2025– Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMAPET) Universitas Syiah Kuala kembali membuktikan eksistensinya di kancah internasional. Tiga anggota organisasi ini berhasil meraih dua gelar Juara 2 dalam International Competition Program (ICOMPRO) 2025 yang diselenggarakan oleh Departemen Exchange IAAS Indonesia LC Unpad.

Prestasi membanggakan ini diraih oleh Zahra Nafisha Salman dan Tria Syah Putri yang meraih Juara 2 kategori Karya Tulis Ilmiah Internasional, serta Miska Faizatan Sani yang berhasil menjadi Juara 2 kategori Poster Internasional. Ketiga mahasiswa ini merupakan anggota aktif HIMAPET USK yang konsisten dalam mengembangkan kemampuan akademik dan organisasi.

Kompetisi bertaraf internasional ini mengusung tema besar “Terra Resilia: Empowering Agriculture, Securing Tomorrow” dengan sub-tema yang dipilih oleh kedua tim adalah Food Security (Ketahanan Pangan). Pengumuman pemenang disampaikan pada Kamis (24/10/2024) setelah melalui berbagai tahapan seleksi ketat yang melibatkan peserta dari berbagai negara.

Dr. Ir. Sukma Aditya Sitepu, S.Pt., M.Pt. IPM selaku pembina HIMAPET USK sekaligus dosen pembimbing kedua tim menyatakan kebanggaannya. “Alhamdulillah, prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa HIMAPET USK tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu melahirkan mahasiswa-mahasiswa berprestasi di tingkat internasional. Mereka telah melalui proses yang panjang dan tidak mudah, mulai dari penyusunan karya, revisi berkali-kali, hingga presentasi final,” ujarnya.

HIMAPET USK sebagai organisasi mahasiswa tingkat jurusan terus mendorong anggotanya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi dan kegiatan ilmiah. Organisasi yang berada di bawah naungan Fakultas Pertanian USK ini memiliki visi untuk menjadi wadah pengembangan soft skill dan hard skill mahasiswa Peternakan.

Ketua HIMAPET USK, MHD Amri Husni, menyambut baik prestasi ini dengan penuh antusias. “Pencapaian luar biasa dari teman-teman ini membuktikan bahwa anggota HIMAPET USK mampu bersaing di level internasional. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi anggota lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama HIMAPET USK serta Fakultas Pertanian USK,” ujarnya.

Prestasi ini juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pimpinan fakultas. Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan Fakultas Pertanian USK menyatakan kebanggaannya.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh mahasiswa HIMAPET USK ini. Fakultas Pertanian USK selalu mendorong dan mendukung mahasiswa untuk aktif dalam kompetisi-kompetisi bergengsi, baik nasional maupun internasional. Prestasi seperti ini adalah hasil dari sinergi yang baik antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dan dukungan penuh dari fakultas,” ungkap Dr. Indera Sakti Nasution.

Abdullah, SE., Kepala Subbagian Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan Fakultas Pertanian USK juga memberikan apresiasi. “Kami dari subbagian kemahasiswaan terus berupaya memberikan dukungan administratif dan fasilitasi bagi mahasiswa yang ingin mengikuti berbagai kompetisi. Prestasi ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan layanan dan dukungan kepada mahasiswa berprestasi,” jelasnya.

“Capaian ini tentu tidak terlepas dari dukungan organisasi dan lingkungan akademik yang kondusif. HIMAPET USK selalu mendorong anggotanya untuk tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga berprestasi secara akademik. Keseimbangan antara organisasi dan prestasi akademik adalah kunci kesuksesan mahasiswa,” tambah Dr. Sukma Aditya Sitepu.

Menurutnya, tema ketahanan pangan yang diangkat sangat relevan dengan bidang ilmu peternakan. “Terra Resilia mengajak generasi muda untuk menghasilkan solusi inovatif dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan pertanian berkelanjutan. Mereka berhasil mengintegrasikan ilmu peternakan dengan isu ketahanan pangan global yang menjadi fokus utama karya mereka,” jelasnya.

ICOMPRO 2025 merupakan kompetisi internasional yang dimulai sejak Juli 2025 dengan berbagai tahapan mulai dari pendaftaran, pengumpulan karya, penilaian, hingga presentasi final yang dilaksanakan secara luring (offline). Program ini tidak hanya berupa kompetisi, tetapi juga mencakup seminar internasional dan field trip yang memberikan pengalaman komprehensif bagi peserta.

Kompetisi ini menawarkan tiga sub-tema yang dapat dipilih peserta, yaitu Climate Change, Food Security, dan Agriculture Socio-Economics. Karya yang dilombakan dinilai berdasarkan berbagai aspek termasuk kesesuaian tema, orisinalitas, metodologi, dan kemampuan presentasi.

Dengan pencapaian ini, HIMAPET USK membuktikan komitmennya dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki daya saing akademik di tingkat global, sekaligus berkontribusi nyata terhadap isu-isu strategis seperti ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.

Leave a comment