Darussalam, 19 Oktober 2025 — Dalam semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (HIMATETA) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Santunan Anak Yatim di Aula Masjid Jamik Fakultas Pertanian, Minggu (19/10). Kegiatan ini mengusung nilai luhur keteladanan Rasulullah sebagai dasar pembentukan karakter mahasiswa yang berakhlak, peduli, dan berjiwa sosial.

Acara dibuka oleh pembawa acara Maina Laila Arini, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Rasya Ulya Rizky yang dilanjutkan pembacaan Sholawat Badar. Suasana khidmat dan religius terasa sejak awal acara, di mana para mahasiswa, dosen, dan tamu undangan bersama-sama bershalawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW.

Ketua Panitia, Hafidz Al Sadiqin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin HIMATETA yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat nilai kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua HIMATETA Husain Ahmad Al Fattah dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai figur utama dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan akademik.

Kegiatan turut dihadiri oleh berbagai pihak dari civitas Fakultas Pertanian. Dalam sambutannya, Bambang Sukarno Putra, S.TP., M.Si., selaku Pembina HIMATETA, menegaskan bahwa momentum Maulid bukan sekadar peringatan historis, tetapi ajakan moral untuk memperbaiki diri dan memperkuat integritas. “Rasulullah adalah teladan sempurna dalam kepemimpinan dan keilmuan. Mahasiswa pertanian harus mampu meniru beliau dalam semangat bekerja dan melayani masyarakat,” ucapnya dalam sambutan yang disambut hangat para peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Muhammad Idkham, S.TP., M.Si. selaku Kepala Departemen Teknik Pertanian yang diwakilkan oleh Dr. Syafrijal, S.T, M.Si, sekretaris Departemen, mengingatkan pentingnya membangun karakter sejak dini di lingkungan akademik. Menurutnya, pendidikan sejati tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan berjiwa sosial tinggi.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USK, Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti ini menjadi bentuk pembelajaran karakter yang sangat penting di tengah tantangan era digital. “Menjadi mahasiswa bukan hanya soal IPK tinggi, tetapi bagaimana kita membawa nilai-nilai Nabi dalam keseharian — menghormati, bekerja dengan amanah, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang diserahkan langsung oleh Ketua HIMATETA beserta dosen dan  pembina, serta Ustadz Muzirwan, Lc., M.E. Dilanjutkan dengan sesi foto bersama, menandai kebersamaan yang hangat antara mahasiswa, dosen, dan tamu undangan. Momen ini menjadi simbol kepedulian sosial mahasiswa dan bentuk nyata penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan kampus.

Puncak acara diisi dengan ceramah oleh Ustadz Muzirwan, Lc., M.E., yang mengulas tema “Meneladani Rasulullah dalam Membentuk Karakter Umat”. Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa karakter unggul tidak lahir dari kecerdasan semata, melainkan dari kemampuan meneladani akhlak Rasulullah dalam kejujuran, kesederhanaan, dan kasih sayang. “Ilmu tanpa akhlak hanya akan melahirkan kesombongan, tetapi ilmu dengan akhlak akan menebar manfaat,” tegasnya. Setelah tausiyah, kegiatan ditutup makan bersama seluruh peserta,

Dengan terselenggaranya acara ini, HIMATETA berharap semangat Maulid dapat terus menumbuhkan karakter mahasiswa yang religius, tangguh, dan berintegritas. Di tengah derasnya arus modernisasi, nilai keteladanan Nabi menjadi kompas moral agar generasi muda tidak kehilangan arah dalam berilmu dan berkarya.


Reporter: Tim Redaksi Tribun Aceh
Editor: [Bambang SP]
Sumber: Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW dan Santunan Anak Yatim HIMATETA – Fakultas Pertanian USK

Leave a comment