
Darussalam, 13 Oktober 2025 — Suasana Pusat Sumberdaya dan Mekanisasi Pertanian (PUSMEPTAN) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) akhir pekan ini terasa sangat berbeda. Gelak tawa, yel-yel semangat, dan teriakan dukungan menggema dari mahasiswa Teknik Pertanian dalam ajang “Olimpiatep Competition Series of Events From AEF 2025” yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga 26 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Agricultural Engineering Fair (AEF) 2025, sebuah tradisi tahunan yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (HIMATETA) USK bekerjasama dengan Pusat Sumberdaya dan Mekanisasi Pertanian (PUSMEPTAN) dibawah pimpinan Dr. Muhammad Dhafir, S.T, M.Si, Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat solidaritas, menumbuhkan sportivitas, serta mengasah kemampuan mahasiswa di bidang non-akademik.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USK, Dr. rer. hort.. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc, didampingi oleh Kepala Departemen Teknik Pertanian, Dr. Muhammad Idkham, S.TP, M.Si serta Ketua Pembina HIMATETA, Bambang Sukarno Putra, S.TP, M.Si dan Dr. Andriani Lubis, S.TP, M.Si. Dalam sambutannya, Wakil Dekan III menyampaikan apresiasi terhadap semangat mahasiswa Teknik Pertanian yang berhasil menjaga kekompakan dan kreativitas melalui kegiatan positif seperti Olimpiatep.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya menguji kekuatan fisik atau kemampuan intelektual, tetapi juga melatih kebersamaan, sportivitas, dan kepemimpinan—nilai-nilai penting yang dibutuhkan oleh calon insinyur pertanian di masa depan,” ujarnya di hadapan peserta dan panitia.
Kepala Departemen Teknik Pertanian juga menambahkan bahwa Olimpiatep adalah cerminan dari semangat mahasiswa yang tidak hanya tangguh di ruang kelas, tetapi juga di lapangan. “Inilah wujud nyata dari engineer’s spirit—kuat, kreatif, dan pantang menyerah,” ujarnya penuh semangat.
Beragam cabang pertandingan digelar dalam Olimpiatep 2025, mulai dari adu panco, tarik tambang, hingga catur dan bola voli hingga 26 Oktober. Tiap kelas dan angkatan menunjukkan semangat juang tinggi untuk merebut gelar juara. Selain itu juga dilakukan penanaman pohon secara simbolis oleh Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USK, Dr. rer. hort.. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc, sebagai bagian dari kegiatan HEALING, HIMATETA peduli Lingkungan, yang juga bagian dari kegiatan AEF 2025.

Pertarungan otot dan strategi di cabang ini menjadi tontonan paling meriah. Setelah melalui babak penyisihan ketat, hasil akhir menunjukkan dominasi peserta dengan angkatan 23 yang berhasil menjadi Juara 1, disusul oleh angkatan 22 di posisi Juara 2, dan angkatan 24 sebagai Juara 3.
Hasil Lengkap:
- 22 vs 25 → angkatan 22 (2)
- 23 vs 24 → angkatan 23
- 22 vs 23 → angkatan 23 (1)
- 24 vs 25 → angkatan 24 (3)
Kelas ringan tak kalah sengit. Duel cepat dan taktis membuat para penonton tegang di setiap ronde. Peserta angkatan 24 akhirnya keluar sebagai Juara 1, diikuti oleh angkatan 23 sebagai Juara 2, dan angkatan 25 di posisi Juara 3.
Hasil Lengkap:
- 24 vs 25 → angkatan 24
- 22 vs 23 → angkatan 23 (2)
- 23 vs 24 → angkatan 24 (1)
- 22 vs 25 →angkatan 25 (3)
Sorak-sorai paling heboh terdengar saat cabang tarik tambang dimulai. Lomba ini menjadi simbol kekompakan dan kerja sama tim antarangkatan.
Tarik Tambang Putri
- Juara 1 : angkatan 22
- Juara 2 : angkatan 25
- Juara 3 : angkatan 24
Tarik Tambang Putra
- Juara 1 : angkatan 25
- Juara 2 : angkatan 22
- Juara 3 : angkatan 23
Aksi saling tarik tambang ini bukan hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga koordinasi dan strategi. “Kita menang bukan karena otot, tapi karena kompak,” ujar salah satu peserta dengan tawa lepas setelah timnya keluar sebagai juara.
Di tengah riuhnya lomba fisik, cabang catur menghadirkan suasana hening namun menegangkan. Setiap langkah bidak menentukan arah kemenangan.
Hasil Cabor Catur:
- Putra: Juara 1 diraih oleh peserta angkatan 23
- Putri: Juara 1 dimenangkan oleh peserta angkatan 24
Kedua juara ini dianggap menunjukkan kemampuan berpikir strategis dan ketenangan yang luar biasa di bawah tekanan.

Ketua HIMATETA Fakultas Pertanian USK, Husni Ahmad Al Fattah, dalam penutupan kegiatan menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta dan panitia.
“Olimpiatep bukan sekadar kompetisi. Ini tentang kebersamaan, solidaritas, dan semangat kita sebagai keluarga besar Teknik Pertanian. Kita kuat karena kita satu,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Ketua Panitia, Ilham Adha, juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk dosen pembina dan departemen yang telah memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi. “Tanpa dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan berjalan semeriah ini,” tambahnya.
Lebih dari sekadar perlombaan, Olimpiatep menjadi wadah pembentukan karakter dan wadah mempererat silaturahmi antarangkatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa menjadi bagian dari Teknik Pertanian bukan hanya soal merancang alat atau menghitung efisiensi energi, tetapi juga soal membangun solidaritas, disiplin, dan kepemimpinan.

Dengan berakhirnya rangkaian Olimpiatep 2025, HIMATETA USK sekali lagi menunjukkan bahwa semangat Agricultural Engineering bukan hanya hidup di ruang kuliah, tetapi juga di arena kompetisi.
“Dari keringat dan semangat di lapangan, lahir generasi insinyur pertanian yang tangguh, bersahabat, dan berjiwa juang tinggi.”
📍 Sumber:
Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (HIMATETA) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
🗓️ PUSMEPTAN FP USK, 11–26 Oktober 2025

Leave a comment