
Kegiatan pelatihan pembuatan ecoprint yang bertempat di Gampong Lamgapang kali berbeda dengan biasanya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswi beserta dosen Universitas Syiah Kuala yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta mengenai teknik ecoprint sebagai salah satu metode ramah lingkungan dalam menghasilkan karya seni maupun produk kerajinan.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswi dan UMKM ecoprint (Ibu Sur) dibimbing langsung oleh Ketua Tim Pengabdian Prof. Ashfa, dengan para anggota terdiri dari Prof. Husaini, Dra. Rosmala Dewi, M.Pd dan Dra Fitriana, M.Si dalam mempraktikkan proses pembuatan ecoprint mulai dari pemilihan bahan kain, pemanfaatan dedaunan sebagai motif alami, hingga tahap pewarnaan dan fiksasi. Motif dan desain pintu Aceh yang dibentuk dari daun jati dicoba praktekkan.

Para mahasiswi terlihat antusias mengikuti seluruh tahapan karena metode ini tidak hanya menghasilkan produk bernilai seni, tetapi juga mendukung gerakan ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh.
Kegiatan pembuatan ecoprint ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Hasil karyanya dapat dikreasikan menjadi baju serta sampul buku sebagai produk. Hal ini menjadi bentuk apresiasi dan motivasi untuk terus berkreasi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh, baik untuk kepentingan pribadi, usaha kecil, maupun kontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Produk yang teah dihasilkan selama pelaatihan ikut dipamerkan di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, telah berlangsung kegiatan Milad Universitas Syiah Kuala (USK).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Universitas Syiah Kuala menghadirkan berbagai stand kewirausahaan sebagai wadah untuk menampilkan karya inovatif dan produk kreatif civitas akademika. Pascasarjana Universitas Syiah Kuala turut berpartisipasi dengan membuka stand kewirausahaan yang menampilkan dan menjual produk Ecoprint. Produk yang dipasarkan meliputi kain bermotif alami dan buku yang diproduksi dengan teknik ramah lingkungan. Kehadiran stand ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan karya pengabdian yang telah didanai dari Lembaga penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat USK , tetapi juga sebagai bentuk penguatan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa KKN yang terlibat di kegiatan ini agar menerapkan prinsip keberlanjutan.

Produk ecoprint UMKM Lamgapang mendapatkan antusiasme yang tinggi dari pengunjung, baik mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum. Hal ini menunjukkan bahwa produk Ecoprint memiliki daya tarik, nilai estetika, serta peluang pengembangan usaha yang menjanjikan di masa depan.

Leave a comment