Banda Aceh, 1 Oktober 2025 – Dalam rangka Seminar Nasional dengan tema “Transformasi Teknologi Hasil Pertanian untuk Meningkatkan Hilirisasi Agroindustri dan Kedaulatan Pangan”, Departemen Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan secara meriah kegiatan Expo Mahasiswa dan Alumni yang berlangsung dari tanggal 30 September hingga 2 Oktober 2025 di lingkup USK.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian, Prof. Hairul Basri dan dihadiri juga oleh Kepala Departemen THP, Ibu Dr. Asmawati, S.TP., M.Sc., yang sekaligus memberikan kata sambutan mengenai pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan hasil pertanian berbasis teknologi. Kegiatan ini turut didukung penuh oleh Ibu Zaidiyah, S.TP., M.Sc., selaku koordinator acara.

Expo ini bertujuan mempererat interkonektivitas antara mahasiswa, alumni, dan mitra—sekaligus mendukung salah satu visi universitas dalam menciptakan atmosfer kewirausahaan di lingkungan kampus USK, khususnya di lingkungan Departemen THP.

Dalam expo ini, berbagai produk inovatif dari mahasiswa, alumni, dan mitra ditampilkan, termasuk produk olahan kacang koro pedang seperti tempe berbasis kacang koro, tepung kacang koro, dan mie kering dari tepung kacang koro. Selain itu, terdapat pula produk hilirisasi bawang merah dalam berbagai varian rasa, pasta bawang merah, serta roti roubit yang merupakan inovasi terbaru dari Departemen THP dalam bentuk kecil dan praktis. Tidak ketinggalan, berbagai produk olahan coklat lokal—seperti chocolate drop, frensgurt, gula aren, kopi, chips aneka rasa, minuman variasi, dan cookies—mengisi pameran ini.

Selain produk-produk inovatif, Expo ini juga menampilkan produk hasil kemitraan dengan petani lokal binaan Rumoh Pangan Aceh, yang turut memperkuat kolaborasi antara akademisi dan masyarakat petani setempat.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk mendorong pengembangan inovasi dan wirausaha berbasis hasil pertanian, serta memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam mempercepat kedaulatan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Leave a comment