
Banda Aceh, 2 Oktober 2025 – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan keterampilan kreatif berbasis lingkungan. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, dosen dan mahasiswa USK menggelar pelatihan pembuatan ecoprint di Gampong Lamgapang. Kegiatan ini sukses memperkenalkan teknik ramah lingkungan dalam menghasilkan produk bernilai seni dan bernilai jual tinggi.
Pelatihan yang dipandu oleh Prof. Ashfa selaku ketua tim, bersama Prof. Husaini, Dra. Rosmala Dewi, M.Pd., dan Dra. Fitriana, M.Si., memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswi serta pelaku UMKM setempat (diwakili oleh Ibu Sur). Peserta diajak mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan ecoprint mulai dari pemilihan kain, pemanfaatan dedaunan sebagai motif alami, hingga teknik pewarnaan dan fiksasi. Salah satu desain yang mendapat perhatian khusus adalah motif Pintu Aceh yang dibentuk dari dedaunan jati.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap proses. Hasil pelatihan berupa kain bermotif alami hingga sampul buku tak hanya memperlihatkan keindahan seni, tetapi juga membawa pesan penting tentang keberlanjutan lingkungan. “Metode ini mengajarkan bagaimana kita bisa menghasilkan produk estetik sekaligus ramah lingkungan,” ungkap salah satu peserta dengan penuh semangat.
Produk hasil pelatihan kemudian dipamerkan pada rangkaian Milad ke-64 USK yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh. Pascasarjana USK turut membuka stand kewirausahaan yang menampilkan berbagai produk ecoprint seperti kain dan buku bermotif dedaunan. Stand ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung pameran, baik mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum yang hadir.

Dukungan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK memungkinkan kegiatan ini tidak hanya berhenti pada transfer keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Mahasiswa KKN yang terlibat mendapat kesempatan langsung untuk belajar memasarkan produk sekaligus memahami pentingnya prinsip keberlanjutan dalam bisnis kreatif.
Antusiasme pengunjung yang tinggi terhadap produk ecoprint menunjukkan peluang usaha yang menjanjikan di masa depan. Kain bermotif alami dan produk turunannya dinilai memiliki nilai estetika yang kuat, sekaligus daya saing sebagai produk ramah lingkungan. Kehadiran ecoprint Lamgapang di panggung Milad USK membuktikan bahwa inovasi berbasis lokal dapat menjadi inspirasi sekaligus peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan keberhasilan ini, USK berharap ecoprint Lamgapang mampu berkembang menjadi produk unggulan daerah yang mendukung gerakan hijau dan keberlanjutan lingkungan, serta menginspirasi mahasiswa untuk terus berkreasi dan berkontribusi melalui inovasi berbasis pengabdian.

Leave a comment