Banda Aceh, 26 September 2025 – Pemerintah Aceh kembali melantik pejabat administrator dan pengawas pada acara yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Salah satu pejabat yang resmi dilantik adalah Habiburrahman, S.TP., M.Sc, yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan, Pemasaran, dan Pembinaan Usaha Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Habiburrahman, yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana dan magister di bidang Teknologi Pertanian, sebelumnya dikenal sebagai sosok akademisi dan praktisi yang aktif dalam isu-isu pengembangan pertanian dan perkebunan di Aceh. Dengan pangkat Pembina IV/a, dirinya diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta memperkuat daya saing produk perkebunan Aceh di pasar nasional maupun internasional.

Ucapan selamat dan dukungan mengalir dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan organisasi. Ketua PB SIGAM, Askhalani, dan komunitas Gober Jersey melalui Abdurrazak, menyampaikan harapan agar Habiburrahman dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas, inovatif, dan membawa keberkahan bagi institusi serta masyarakat. Ucapan selamat juga disampaikan kepala Redaksi Tribunaceh6.com, Bambang Sukarno Putra, S.TP, M.Si, diharapkan terus terjalin kerjasama dibidang informasi agar masyarakat Aceh mendapatkan informasi yang lebih baik berkaitan produk perkebunan Aceh.

Dari kalangan akademisi, ucapan selamat juga datang dari Kepala Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Muhammad Idkham, S.TP., M.Si. Ia menyampaikan bahwa penunjukan Habiburrahman sebagai Kabid merupakan bukti nyata kontribusi alumni teknik pertanian USK dalam pembangunan sektor strategis Aceh. “Kami percaya beliau mampu mengemban amanah ini dengan baik, menghadirkan terobosan baru, serta menjembatani kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Semoga sukses selalu,” ujar Dr. Idkham.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Pemerintah Aceh dalam memperkuat tata kelola sektor perkebunan, yang hingga kini masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah. Dengan kepemimpinan baru di bidang pengolahan, pemasaran, dan pembinaan usaha, diharapkan perkebunan Aceh semakin maju, berdaya saing, dan memberi manfaat luas bagi petani serta masyarakat.

Leave a comment