
Banda Aceh, 20 September 2025 – Expo Milad ke-64 Universitas Syiah Kuala (USK) yang berlangsung pada 17–20 September 2025 menjadi ajang unjuk kreativitas, riset, dan inovasi dari berbagai fakultas. Salah satu yang mencuri perhatian adalah partisipasi Departemen Teknik Pertanian (TP) Fakultas Pertanian, yang hadir dengan rangkaian produk inovatif serta peran aktif mahasiswa berprestasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
Kehadiran Departemen Teknik Pertanian dipimpin langsung oleh Kepala Departemen, Dr. Muhammad Idkham, bersama dua dosen pembina HIMATETA, yaitu Bambang Sukarno Putra, S.TP., M.Si. dan Dr. Andriani Lubis, S.TP., M.Si. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan himpunan mahasiswa ini terlihat jelas melalui antusiasme yang mereka tunjukkan dalam memperkenalkan hasil-hasil inovasi kepada masyarakat luas.
Di antara mahasiswa yang terlibat, dua nama tampil menonjol, yakni Nazla Fadilah, finalis Inong Aceh 2025 asal Bireuen yang aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, serta Farah Annisa, mahasiswa angkatan 2022 asal Lhokseumawe yang juga aktif dalam berbagai kegiatan HIMATETA. Keduanya menjadi representasi generasi muda Teknik Pertanian yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan organisasi, tetapi juga mampu menjadi duta dalam memperkenalkan potensi dan karya-karya inovatif departemen mereka.

Departemen Teknik Pertanian menghadirkan beragam produk hasil riset dan keterampilan mahasiswa. Produk-produk ini mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengolah potensi lokal menjadi sesuatu yang bernilai tambah. Salah satunya adalah kopi roasting, hasil olahan biji kopi dengan teknik pemanggangan modern yang menghasilkan cita rasa khas. Ada pula Virgin Coconut Oil (VCO) yang dikenal kaya manfaat bagi kesehatan, serta tepung kelapa sebagai pangan fungsional yang tinggi serat dan nutrisi. Tidak hanya itu, stand Fakultas Pertanian ini juga menampilkan kentang goreng berbahan lokal yang praktis sekaligus bergizi, gula merah atau aren sebagai pemanis alami yang potensial untuk pasar, serta pakaian adat khas Aceh seperti situnjung, pucuk rebung, dan mato-mato yang memperlihatkan kekayaan budaya di tengah semarak inovasi pangan.
Partisipasi Departemen Teknik Pertanian dalam Expo Milad ke-64 USK bukan sekadar ajang pameran produk, melainkan juga sebuah bentuk nyata sinergi antara akademisi dan mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Kehadiran dosen pembina bersama mahasiswa berprestasi menunjukkan bahwa kegiatan akademik dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian budaya dan pengembangan potensi daerah.
Melalui partisipasi ini, Fakultas Pertanian, khususnya Departemen Teknik Pertanian, mempertegas komitmennya untuk menghadirkan inovasi yang relevan, mendukung pemberdayaan mahasiswa, sekaligus memperkenalkan potensi Aceh ke khalayak yang lebih luas. Expo Milad USK menjadi ruang yang tepat untuk menunjukkan bahwa inovasi dan tradisi dapat berjalan beriringan, membentuk harmoni antara kemajuan teknologi dan kearifan lokal.

Leave a comment