
BANDA ACEH, 20 September 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) kembali bersiap menggelar International Conference on Agriculture and Bioindustry (ICAGRI) ke-7 pada 8–9 Oktober 2025 di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam. Event akademik tahunan ini akan menjadi ajang pertemuan ilmuwan, akademisi, hingga mahasiswa dari berbagai belahan dunia.
Ketua Panitia, Laila Wijaya, S.P., M.Env.Plan., Ph.D., mengimbau para calon peserta untuk segera mengirimkan full paper. Panitia memberikan kelonggaran dengan memperpanjang tenggat waktu submit hingga 30 September 2025, menanggapi tingginya animo partisipan yang ingin bergabung.
Hingga saat ini, menurut Ketua Tim Editor, Dr. M. Syakur, sudah ada 80 paper yang diterima. Sebanyak 75 persen di antaranya telah melewati proses review, menandakan kesiapan panitia menyongsong perhelatan besar ini.
Menariknya, ICAGRI 7 tahun ini akan melibatkan penulis dari 10 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Uzbekistan, Oman, Filipina, India, Jepang, Australia, dan Thailand. Kehadiran para akademisi lintas negara ini diharapkan memperkaya diskusi serta membuka peluang kolaborasi internasional di bidang pertanian dan bioindustri.
Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut, panitia menyediakan informasi lengkap melalui laman resmi: https://icagri.usk.ac.id/2025/.
ICAGRI bukan sekadar konferensi, melainkan juga wadah memperluas jejaring, berbagi ide, dan menemukan solusi nyata untuk tantangan pertanian global.

Leave a comment