Banda Aceh, 18 September 2025 – Stand Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pada Expo Milad ke-64 USK menghadirkan sesuatu yang berbeda dan edukatif: mini hidroponik. Kehadiran inovasi ini menambah daftar produk unggulan yang dipamerkan, sekaligus menjadi daya tarik besar bagi pengunjung.

Mini hidroponik memperlihatkan cara menanam sayuran tanpa tanah dengan memanfaatkan air bernutrisi. Sistem ini menjadi contoh nyata pertanian modern yang efisien, ramah lingkungan, dan dapat diaplikasikan di lahan sempit, seperti pekarangan rumah perkotaan.

Banyak pengunjung yang antusias mengamati dan bertanya tentang cara kerja hidroponik, mulai dari pemilihan tanaman, kebutuhan nutrisi, hingga potensi ekonominya. Tak sedikit pula yang mencoba langsung menyentuh dan memperhatikan akar tanaman yang tumbuh sehat dalam media air.

Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kehadiran mini hidroponik di stand bukan hanya sebagai pameran, tetapi juga sarana edukasi. “Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa pertanian modern bisa dilakukan dengan cara sederhana, hemat ruang, dan bernilai ekonomi. Hidroponik adalah salah satu solusi bagi pertanian masa depan,” ujarnya.

Selain mini hidroponik, stand Fakultas Pertanian juga menampilkan susu olahan dan produk breeding Geko, serta kegiatan edukasi lain pada hari kedua seperti pengenalan satwa langka oleh Departemen Kehutanan, lomba mewarnai, face painting, dan mini game ular tangga yang melibatkan siswa MIN 11 Rukoh Banda Aceh.

Hadir pula pada hari pembukaan acara Expo Milad USK, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., mantan Pj Wali Kota 2024 Almuniza Kamal, S. STP, Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU, dan Wakil Dekan III Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc., yang memberikan apresiasi atas kreativitas Fakultas Pertanian dalam menghadirkan inovasi yang mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat.

Dengan hadirnya mini hidroponik, Expo Milad ke-64 USK semakin menegaskan peran Fakultas Pertanian sebagai pusat inovasi yang tidak hanya berorientasi pada penelitian, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan pertanian berkelanjutan. 

Leave a comment