Banda Aceh 18 September 2025 – Kegiatan Expo Urban Farming di Desa Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, menjadi sorotan publik setelah Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan resmi. Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E., perwakilan Dinas Pertanian, serta anggota DPR RI.
Dalam kunjungannya, Menko Pangan disambut hangat oleh sivitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan konsep urban farming sebagai solusi pertanian modern di wilayah perkotaan.
Mahasiswa Teknik Pertanian angkatan 2023, Abdul Ghofur dan Zulkirami Alhadi, turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Keduanya dipercaya untuk mempresentasikan inovasi aquaponic + smart feeder secara langsung kepada Dirjen Pertanian Bidang SDM RI. Inovasi ini merupakan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Departemen Teknik Pertanian dibawah kepemimpinan Dr. Muhammad Idkham, S.TP, M.Si, Fakultas Pertanian USK, dengan tujuan memperkuat penerapan teknologi tepat guna di bidang pangan.
“Urban farming ini menjadi contoh nyata bahwa mahasiswa dan masyarakat bisa berkolaborasi untuk mewujudkan ketahanan pangan. Konsep aquaponic + smart feeder adalah jawaban atas tantangan modernisasi pertanian di perkotaan,” ujar Abdul Ghofur saat mempresentasikan inovasi tersebut.
Selain meninjau inovasi mahasiswa, Menko Pangan Zulkifli Hasan juga ikut menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada masyarakat sebagai bagian dari program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bersama Bulog Aceh. Program ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E., memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Menurut mereka, kegiatan ini membuktikan bahwa inovasi pertanian modern dapat diintegrasikan dengan kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Aceh sebagai daerah dengan potensi pertanian yang besar.
Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Dr. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan strategis seperti ini menjadi bukti nyata peran pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan pangan nasional.
Kunjungan Menko Pangan ini tidak hanya memperlihatkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan urban farming, tetapi juga menjadi dorongan bagi generasi muda Aceh untuk terus berinovasi. Dengan semangat kebersamaan, teknologi, dan kearifan lokal, urban farming diharapkan menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Leave a comment