Banda Aceh, 18 September 2025, Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menegaskan kiprahnya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, budaya, dan nilai keislaman dengan menggelar Aceh Muslim Fair (AMF) 2025. Kegiatan ini resmi dibuka dalam rangkaian Milad ke-64 USK di Gedung AAC Dayan Dawood, yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal resmi universitas.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU  menekankan bahwa Muslim Fair bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang aktualisasi nilai Islam di tengah perkembangan zaman. Ia menyampaikan bahwa USK berkomitmen menghadirkan kampus yang bukan hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi pusat pengembangan spiritual dan budaya Islami. Menurutnya, Milad kali ini adalah momentum untuk memperlihatkan bahwa ilmu dan iman bisa berjalan seiring, sehingga melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.
Hal senada juga disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang hadir langsung pada acara pembukaan. Ia mengapresiasi inisiatif USK menggelar Aceh Muslim Fair, yang menurutnya mampu menjadi jembatan penguatan ekonomi syariah di Banda Aceh. Walikota berharap, lewat ajang ini pelaku UMKM dapat naik kelas dan semakin percaya diri memasarkan produk halal dan berbasis syariah. “Ini adalah peluang besar bagi masyarakat kita, terutama generasi muda, untuk menegaskan bahwa wirausaha Islami dapat menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kadisbudpar Prov. Aceh Almuniza Kamal, S.STP., M.Si, yang mewakili Wakil Gubernur Aceh menegaskan pentingnya peran Aceh sebagai daerah yang memiliki identitas kuat pada penerapan nilai-nilai Islam. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi USK menghadirkan kegiatan bernuansa Islami pada momen penting Milad. Ia berharap, lewat Muslim Fair ini, Aceh bisa menjadi pusat rujukan nasional dalam pengembangan riset keislaman, inovasi sosial Islami, dan penguatan ekonomi syariah.

Tak hanya diwarnai dengan sambutan para tokoh, pembukaan AMF juga menghadirkan semangat kebersamaan yang terasa kental. Para mahasiswa tampak antusias menyambut pameran dan forum diskusi yang akan digelar selama beberapa hari ke depan. Bagi sebagian pengunjung, acara ini bukan hanya ajang belajar dan berdiskusi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan peluang usaha.
Aceh Muslim Fair 2025 hadir sebagai wujud nyata bahwa Milad USK ke-64 bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan sebuah pernyataan bahwa kampus tertua di Aceh ini terus berperan aktif dalam merawat nilai keislaman, memperkuat identitas budaya, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Dengan mengusung tema besar Milad tahun ini, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan semangat baru untuk membangun Aceh dan Indonesia yang lebih maju dalam bingkai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Leave a comment