
Meureubo, 20 Juni 2024 – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) bekerjasama dengan dosen Universitas Abulyatama melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Gampong Langung, Kabupaten Aceh Barat. Acara yang diikuti oleh 40 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memproduksi kue tradisional ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka melalui edukasi keamanan pangan dan pengembangan usaha berbasis teknologi.
Kegiatan ini dibuka oleh Keuchik Gampong Langung, Yuliadi, yang menyatakan bahwa kerjasama antara UTU dan Gampong Langung telah berlangsung dalam beberapa kesempatan. Yuliadi berharap para peserta UMKM serius mengikuti kegiatan ini, mengingat pentingnya pengetahuan baru yang akan mereka peroleh untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasaran kue tradisional mereka melalui jejaring internet ke luar daerah. Kegiatan pengabdian akan berkerjasama dengan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Desa Langung yaitu Langung Jaya. BUMG Langung Jaya akan memfasilitasi tim UTU mengumpulkan peserta UMKM dan membantu keperluan tim UTU dalam mengumpulkan dokumentasi pengembangan market teknologi.
Sanusi, M.Kom., Ketua tim pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan skema pemberdayaan kemitraan masyarakat. Mengusung tema “Edukasi Keamanan Pangan dan Pengembangan Usaha Berbasis Martech serta Peningkatan melalui Digital Branding,” kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha UMKM di Gampong Langung.
Sanusi, yang juga merupakan Dosen Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UTU, menyatakan bahwa tim pelaksana terdiri dari 3 dosen: Sanusi sebagai Ketua, Fachruddin dari Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UTU sebagai anggota 1, dan Isfanda, M.Si. dari Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama sebagai anggota 2. Kegiatan ini didanai dari Dana Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2024. Kegiatan pengabdian ini mendapat bimbingan Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPPM -PMP) Universitas Teuku Umar.
Kegiatan pengabdian dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Isfanda, M.Si., yang membawakan materi tentang “Keamanan Pangan melalui Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada Produksi Makanan.” HACCP bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mencegah atau mengurangi kasus keracunan dan penyakit yang ditularkan melalui makanan (foodborne disease). Isfanda menekankan pentingnya penerapan HACCP oleh para pelaku UMKM serta kehati-hatian dalam menggunakan bahan tambahan pangan (BPT) yang dilarang, seperti boraks, asam borat, formaldehida, dan zat pewarna yang tidak direkomendasikan. Supaya aman belilah bahan baku pembuatan kue yang bermerek dan sudah ada izin resmi dari pemerintah.
Sesi kedua diisi oleh tim mahasiswa Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UTU, yang menyampaikan materi tentang “Digital Branding Produk UMKM.” Tujuan digital branding adalah untuk menciptakan kesadaran, kepercayaan, dan loyalitas konsumen terhadap merek melalui interaksi di dunia digital. Strategi yang dibahas meliputi pembuatan logo merek, keaktifan di media sosial, iklan online, dan pembangunan situs web profesional.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Fachruddin, dengan harapan agar kegiatan pengabdian ini sukses, bermanfaat bagi semua pihak, dan mendapat ridha Allah SWT.
Terima kasih kami sampaikan kepada DRTPM Bima Kemdikbudristek atas bantuan pendanaan untuk mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2024 dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPM-PMP) Universitas Teuku Umar.

Leave a comment