
Banda Aceh, 2 September 2025 – Berdasarkan hasil penilaian Pengawas Benih Tanaman (PBT) Berprestasi Tahun 2025 yang dilakukan oleh Tim Penilai dari Direktorat Perbenihan Tanaman Pangan, Provinsi Aceh berhasil meraih peringkat 2 dalam kategori PBT Berprestasi Nasional wilayah Luar Jawa. Sebagai penghargaan atas pencapaian tersebut, Cut Evita, S.TP. dari Provinsi Aceh bersama dengan Ir. Andi Hasnifah, M.P. Peringkat 1 dari Sulawesi Selatan, diundang untuk menghadiri Rapat Koordinasi Penyediaan Benih Tanaman Pangan Tahun 2026, yang akan diselenggarakan pada 13-15 September 2025 di Jakabaring Sport City, Palembang.
Rapat ini bertujuan untuk membahas rencana penyediaan benih tanaman pangan yang akan dijalankan pada tahun 2026, dengan melibatkan berbagai pihak dari seluruh Indonesia, termasuk perwakilan dari daerah luar Jawa. Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi penting bagi Pengawas Benih Tanaman untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi dalam pengelolaan benih tanaman yang berkualitas demi meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia.

Direktorat Perbenihan Tanaman Pangan memastikan fasilitas akomodasi, konsumsi, dan transportasi peserta selama kegiatan berlangsung, serta meminta kehadiran dan partisipasi aktif dari para undangan agar dapat memberikan kontribusi dalam rencana dan persiapan ke depan.
Dalam surat undangan yang diterbitkan pada 2 September 2025, Direktur Perbenihan, Dr. Ir. Ladiyani Retno Widowati, M.Sc., mengingatkan pentingnya kolaborasi antara daerah dalam mewujudkan pengelolaan benih yang lebih baik, efektif, dan efisien. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi provinsi lain untuk ikut berkontribusi dalam sektor pertanian, khususnya dalam pengadaan benih yang berkualitas tinggi.
Melalui pertemuan ini, Provinsi Aceh diharapkan tidak hanya dapat mempertahankan pencapaiannya, tetapi juga berbagi pengalaman dengan provinsi lain agar kesuksesan dalam pengelolaan benih tanaman pangan bisa diterapkan lebih luas.
#PBT2025 #BenihTanamanPangan #RapatKoordinasi2026 #ProvinsiAceh #KeberlanjutanPangan

Leave a comment