Aceh Besar, 2 September 2025 – Mahasiswa Program Studi D3 Peternakan Universitas Syiah Kuala (USK) bersama dosen pengampu, Dr. Alaily, S.Pt., M.Si., melakukan kunjungan lapangan ke kebun murbei milik kelompok binaan di Dayah Terpadu Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Produksi Aneka Ternak dengan sub judul Budidaya Ulat Sutera.

Rombongan disambut hangat oleh Ketua Kelompok, Bapak Maimun, yang sekaligus menjelaskan potensi dan pengelolaan kebun murbei sebagai pakan utama ulat sutera. Murbei dikenal sebagai tanaman strategis dalam industri persuteraan alam, sehingga pengelolaannya menjadi aspek penting yang harus dipahami mahasiswa.

Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendapat kesempatan untuk belajar langsung mengenai proses budidaya murbei, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga pemanfaatannya dalam mendukung ekosistem budidaya ulat sutera. Interaksi antara mahasiswa dengan pengelola kebun memberikan pengalaman praktis yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi antara akademisi dan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami senang sekali mendapat kunjungan dari Ibu Dr. Alaily dan mahasiswa D3 Peternakan USK. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi kelompok kami dalam mengembangkan kebun murbei sebagai bagian dari persiapan budidaya ulat sutera,” ujar Pak Maimun.

Rencananya, Dr. Alaily akan kembali berkunjung bersama mahasiswa pada bulan Oktober 2025, setelah kandang ulat sutera selesai dibangun. Dengan adanya fasilitas tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek budidaya murbei, tetapi juga akan melihat secara langsung siklus hidup ulat sutera dan proses produksi kokon sebagai bahan baku sutera.

Kunjungan ini sekaligus menjadi jembatan kerja sama antara Dayah Terpadu Darul Ihsan dan USK, khususnya dalam pengembangan ilmu peternakan berbasis masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat mendukung peningkatan keterampilan mahasiswa sekaligus memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi lokal melalui komoditas persuteraan alam.

Dengan semangat akademik dan pengabdian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan budidaya ulat sutera di Aceh.

Leave a comment