
Aceh Besar, 30 Agustus 2025 – SMA Negeri 1 Lhoknga menjadi tuan rumah kegiatan edukatif bertajuk Pengembangan Sekolah dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan yang diinisiasi oleh tim penelitian Hibah BIMA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Ibnu Khaldun (UIK) Bogor. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Ir. Purwana Satriyo,STP, MT, IPM, Koordinator Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam (MPSDA) Pascasarjana USK.
Acara yang berlangsung di aula sekolah ini diikuti oleh perwakilan sekolah di Kecamatan Lhoknga dari tingkat SD, SMP, MtsN, SMA dan SMK Lhoknga dan Leupung. Selain itu turut hadir Ketua APSI Aceh dan ketua MKPS Aceh Besar. Para peserta kegiatan terdiri dari guru, pengawas pendidikan, serta siswa sekolah. Peserta dibagi dalam dua kelompok, yakni sesi khusus guru dan pengawas pendidikan, serta sesi terpisah bagi siswa. Hal ini dimaksudkan agar materi yang diberikan lebih fokus sesuai kebutuhan masing-masing kelompok.
Momentum kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pusat Studi Mekanisasi Pertanian (PUSMEPTAN) Universitas Syiah Kuala dengan SMA 1 Lhoknga. MoU ini bertujuan memperkuat kerja sama dalam pengembangan sekolah, penelitian, dan peningkatan kualitas SDM di bidang pendidikan dan pengelolaan sumber daya alam.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh perwakilan PUSMEPTAN, Dr. Purwana Satriyo, yang mewakili Ketua PUSMEPTAN, Dr. M. Dhafir, bersama Eka Sari Dewi, S.Pd., M.Si., Kepala Sekolah SMA 1 Lhoknga. Kesepakatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi strategis yang saling menguntungkan, baik bagi sekolah maupun perguruan tinggi.
Selain Dr. Purwana Satriyo yang memaparkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam sebagai basis pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber dari tim penelitian Hibah BIMA Kemendikbudristek yang berasal dari Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor, diantaranya terdiri :
- Dr. Ir. Amir Tengku Ramly, M.Si. (Ketua Tim Penelitian),
- Dr. Santi Lisnawati, M.Si., M.Pd.,
- Arthadipta Fathlullah I, S.Pd.,
- Reni Sinta Dewi, M.Pd., Kons.

Materi yang disampaikan meliputi strategi pengembangan sekolah, inovasi pembelajaran, serta peningkatan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Sementara bagi siswa, kegiatan lebih diarahkan pada peningkatan motivasi belajar, pengembangan soft skills, serta pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis sumber daya alam.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA 1 Lhoknga, Eka Sari Dewi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kerja sama ini. “Kami merasa bangga SMA 1 Lhoknga dapat menjadi bagian dari kegiatan akademik bersama perguruan tinggi. Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Purwana Satriyo menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi. “Melalui kerja sama ini, kita berharap dapat memperkuat pengelolaan pendidikan yang berbasis riset dan inovasi, sekaligus menumbuhkan kesadaran siswa tentang peran mereka sebagai generasi penerus dalam menjaga kelestarian sumber daya alam,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini disambut antusias oleh seluruh peserta. Guru dan pengawas pendidikan merasa mendapat bekal praktis untuk diterapkan di kelas, sementara siswa mengaku lebih termotivasi untuk belajar dan peduli pada isu-isu lingkungan.
Dengan adanya kolaborasi ini, SMA 1 Lhoknga diharapkan menjadi sekolah model dalam pengembangan SDM pendidikan berbasis riset dan inovasi lingkungan. Sementara bagi MPSDA Pascasarjana USK dan Universitas Ibnu Khaldun (UIK), kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.
#USK #MPSDA #SMA1Lhoknga #PUSMEPTAN #PendidikanAceh #HibahBIMA

Leave a comment