
Banda Aceh, 2 Agustus 2025 — Tidak semua negara di dunia mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dengan bahagia, sehat, dan aman. Namun, laporan terbaru dari UNICEF dan World Happiness Report 2025 menampilkan sepuluh negara yang dianggap paling sukses menjamin kebahagiaan anak-anak mereka melalui kebijakan pendidikan, sistem sosial, dan lingkungan hidup yang mendukung.
Negara dengan Anak Paling Bahagia
Belanda menempati urutan pertama dengan sistem pendidikan inklusif yang tidak membebani anak-anak dan mendukung keseimbangan antara belajar dan bermain. Disusul oleh Denmark, Islandia, dan Finlandia yang menekankan pentingnya kesehatan mental, pendidikan non-stres, dan keseimbangan kerja-keluarga. Negara lainnya dalam daftar 10 besar adalah Prancis, Portugal, Irlandia, Swiss, Spanyol, dan Swedia.
Negara-negara ini memiliki kesamaan pada dukungan sosial yang kuat, akses layanan kesehatan yang merata, dan sistem pendidikan yang ramah anak. Misalnya, di Finlandia, anak-anak belajar dengan pendekatan menyenangkan tanpa tekanan ujian berlebihan. Di Denmark, orang tua diberi cuti panjang dan tunjangan untuk mengasuh anak secara optimal.
Bagaimana dengan Indonesia?
Sayangnya, Indonesia belum masuk dalam 10 besar negara dengan anak paling bahagia, menurut laporan yang sama. Peringkat Indonesia dalam indeks kebahagiaan global masih berada sekitar posisi ke-80. Hal ini dipengaruhi oleh tantangan di bidang sistem pendidikan yang kompetitif, akses layanan kesehatan yang belum merata, serta tekanan ekonomi keluarga yang berdampak pada kesejahteraan anak.
Namun, ini bukan akhir cerita. Laporan UNICEF juga menekankan bahwa negara-negara berkembang seperti Indonesia masih memiliki peluang besar untuk memperbaiki indikator kebahagiaan anak melalui investasi kebijakan yang tepat, mulai dari perbaikan kualitas pendidikan, penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, hingga pembangunan lingkungan sosial yang lebih ramah anak.
Mengapa Penting?
Anak-anak yang bahagia bukan hanya cermin kualitas keluarga, tapi juga mencerminkan keberhasilan negara dalam membentuk masa depan warganya. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan bahagia cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik, hubungan sosial yang lebih kuat, dan potensi ekonomi yang lebih tinggi di masa depan.
Indonesia dapat belajar dari praktik negara-negara Skandinavia dan Eropa Barat yang menempatkan kesejahteraan anak di jantung kebijakan publik. Kesadaran kolektif antara pemerintah, masyarakat, dan orang tua menjadi kunci untuk mengubah arah kebijakan menuju masa depan yang lebih ramah anak.
“Anak-anak yang bahagia hari ini, adalah pemimpin yang penuh empati dan kuat esok hari.” — UNICEF 2025
—
Sumber:
KlikDokter
Tribunnews
World Happiness Report 2025
UNICEF Report 2025
#KebahagiaanAnak
#NegaraPalingBahagia
#PendidikanAnak
#IndonesiaBisa
#UNICEF2025

Leave a comment