
Banda Aceh, 26 Juli 2025 — Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan ajang internasional bergengsi bertajuk The 7th International Conference on Agriculture and Bio-Industry (ICAGRI) 2025, yang akan berlangsung secara hybrid di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh pada 8–9 Oktober 2025.
Dengan tema “Advancing Global Agricultural Innovations, Sustainability, and Food Security”, konferensi ini menghadirkan para pembicara kunci dari empat negara, yaitu:
- Prof. Muhammad Farooq (Sultan Qaboos University, Oman)
- Prof. Atsushi Yoshimoto (The Institute of Statistical Mathematics, Jepang)
- Prof. Shawn Laffan (University of New South Wales, Australia)
- Asst. Prof. Dr. Rattapon Saengrayap (Mae Fah Luang University, Thailand)
Konferensi ini juga mengundang 12 pembicara dari berbagai bidang di lingkungan Fakultas Pertanian USK, termasuk Prof. Dr. Rita Khathir (Teknologi Pascapanen), Dr. Sitti Wajizah (Ilmu Ternak), dan Dr. Fikrinda (Ilmu Tanah).
Ketua panitia ICAGRI 2025, Laila Wijaya, S.P., M.Env.Plan., Ph.D., menekankan bahwa konferensi ini merupakan kontribusi nyata USK dalam mendorong kolaborasi riset global dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam isu keamanan pangan, teknologi pertanian digital, dan agroindustri berkelanjutan.
Peserta konferensi berkesempatan mempublikasikan artikel ilmiahnya di IOP Conference Series, yang telah terindeks Scopus. Setiap penulis dapat mengirimkan maksimal dua makalah, dengan tenggat waktu abstrak 20 Agustus dan naskah lengkap 10 September.
Informasi lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi:
🌐 http://icagri.usk.ac.id/2025
📞 Narahubung: Litna Nurjannah Ginting, S.P., M.Si | +62 813-7704-3143 | ✉️ icagri@usk.ac.id
#ICAGRI2025 #USKBerkarya #KonferensiInternasional #FakultasPertanianUSK #InovasiPertanian #AgroindustriGlobal #SDGs

Leave a comment