Banda Aceh – Sebanyak 880 warga menerima manfaat dari program Green Qurban 1446 H yang diselenggarakan oleh Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan lingkungan yang dikemas dalam momentum Idul Adha 1446 H dengan mengusung semangat kolaborasi dan keberlanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Rumah Amal berhasil mendistribusikan daging kurban dari 14 ekor sapi dan 22 ekor kambing. Penyaluran daging dilakukan kepada tiga kelompok sasaran utama, yakni masyarakat yang tinggal di lingkungan kampus USK, masyarakat sekitar kampus, serta masyarakat dari tiga desa di wilayah Aceh Besar.

Direktur Rumah Amal USK, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa program Green Qurban ini tidak hanya mengedepankan nilai ibadah, namun juga nilai kemanusiaan dan keberlanjutan. “Kita ingin qurban ini bukan hanya ritual, tapi juga berdampak langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita rancang distribusi secara tepat sasaran, inklusif, dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Rumah Amal USK berkolaborasi dengan sejumlah mitra strategis, di antaranya Rumah Amal Salman, BSI (Bank Syariah Indonesia), BTN Syariah, Bank Aceh Syariah, Dompet Dhuafa, Binamedia, serta beberapa lembaga internal kampus dan komunitas sosial.

Rekening penyaluran atas nama Rumah Amal Masjid Jamik USK di BSI dengan nomor 7099400409 tetap dibuka untuk masyarakat yang ingin berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan sosial mendatang.

Program Green Qurban juga dikenal sebagai bentuk implementasi dari nilai-nilai keberlanjutan yang selaras dengan prinsip kampus hijau (green campus) yang digaungkan Universitas Syiah Kuala. Dalam pelaksanaannya, Rumah Amal berupaya meminimalkan limbah dan memaksimalkan dampak sosial dari kegiatan kurban.

Warga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan daging kurban yang mereka terima. “Kami merasa sangat terbantu, terutama di masa sulit seperti sekarang. Terima kasih kepada semua yang telah menyumbang dan bekerja keras menyalurkan kurban ini,” ujar salah satu warga penerima manfaat dari Aceh Besar.

Program Green Qurban Rumah Amal USK menunjukkan bahwa kegiatan sosial keagamaan dapat dikemas dengan pendekatan profesional, kolaboratif, dan berkelanjutan. Harapannya, model seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi lainnya dalam memaknai ibadah kurban sebagai medium pemberdayaan masyarakat.


#GreenQurbanUSK #RumahAmalUSK #QurbanBerkelanjutan #MemberdayakanMengangkatMartabat

Leave a comment