Banda Aceh, 7 Mei 2025 — Semangat silaturahmi dan kekeluargaan menyelimuti Ruang MPR Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) dalam acara Halalbihalal 1446 H yang berlangsung pada Rabu pagi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan pasca-Ramadan, tetapi juga momen penuh makna dalam melepas calon jamaah haji, memberikan penghormatan kepada dosen purna bakti, serta menyambut kehadiran lima doktor baru yang akan memperkuat dunia akademik di lingkungan fakultas.
Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D, menyampaikan dalam sambutannya bahwa halalbihalal ini menjadi titik awal untuk memperkuat nilai-nilai kolaborasi dan integritas dalam institusi. “Momentum pasca-Idulfitri ini adalah saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi, memupuk kejujuran, serta meningkatkan komitmen kita terhadap kemajuan akademik dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam suasana haru, Ir. Edy Marsudi, M.Si, mewakili calon jamaah haji, memohon doa restu dari seluruh hadirin agar perjalanan ibadah haji mereka diberikan kelancaran dan keselamatan. Sementara itu, Ir. Agus Halim S., M.Si, yang memasuki masa purna bakti, menyampaikan rasa syukur dan refleksi atas perjalanan panjang pengabdiannya di Fakultas Pertanian USK.
Kebanggaan juga terasa saat diperkenalkan lima doktor baru yang akan menjadi kekuatan baru di bidang keilmuan masing-masing. Mereka adalah:
Departemen Teknik Pertanian :
Dr. Mustaqimah, S.TP., M.Sc.
Dr. Ratna, S.TP., M.T.
Dr. Raida Agustina, S.TP., M.Sc.
Dr. Diswandi Nurba, S.TP., M.Si.
Departemen Kehutanan :
Dr. Ir. Jumadil Akhir, S.Hut., M.Si, IPM
Kelima doktor ini diharapkan membawa energi baru dalam tridharma perguruan tinggi, serta memperkuat reputasi akademik Fakultas Pertanian sebagai pusat unggulan di bidang pertanian dan teknologi.
Acara semakin khusyuk dengan tausyiah dan doa yang disampaikan oleh Ustaz Masrul Aidi, Lc., yang mengangkat makna penting halalbihalal dalam tradisi Islam sebagai sarana penyucian hati dan perajutan kembali ukhuwah antar sesama. Ia menekankan bahwa silaturahim adalah kunci utama dalam membangun peradaban akademik yang sehat dan bermartabat. Dalam tausyiah tersebut, Ustaz Masrul mengingatkan bahwa dunia akademik harus menjadi contoh dalam menjaga nilai-nilai kejujuran, saling menghormati, dan solidaritas. “Ilmu tanpa akhlak akan menyesatkan, dan jabatan tanpa keikhlasan hanya akan jadi beban,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Fakultas Pertanian USK menyerahkan cinderamata kepada para tokoh yang dilepas dan disambut. Momen tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan, sekaligus harapan terhadap kontribusi yang akan datang.
Acara ditutup dengan makan bersama seluruh civitas akademika dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Rangkaian kegiatan ini mencerminkan wajah Fakultas Pertanian USK yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kekeluargaan.

Leave a comment