
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Immersion Program Wirausaha Merdeka Universitas Syiah Kuala (WMK USK) 2024, Sharing Session-6 berlangsung sukses pada Sabtu, 16 November 2024, pukul 19.30-21.00 WIB melalui platform Zoom Meeting. Mengusung tema “How to Build a Sustainable Business”, sesi ini menghadirkan narasumber inspiratif, Muhammad Naufal, CEO dan Founder Carbon Addons, yang membagikan wawasan mendalam tentang pentingnya keberlanjutan dalam dunia bisnis.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Bagian Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala, Dr. Evi Ramadhani, M.Si., yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Muhammad Naufal atas kesediaannya untuk berbagi ilmu dan pengalaman di tengah kesibukannya sebagai wirausaha.
“Keberlanjutan adalah kunci masa depan. Saya berharap sesi ini dapat memberikan inspirasi kepada para peserta WMK USK untuk menciptakan bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Dr. Evi Ramadhani.
Dalam sesi yang dipandu oleh moderator Rahmi, S.E., M.Si., Muhammad Naufal memulai pembahasannya dengan menjelaskan konsep bisnis berkelanjutan. Menurutnya, bisnis berkelanjutan adalah model usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.
“Bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Ini adalah investasi bagi masa depan, baik bagi perusahaan, masyarakat, maupun planet kita,” jelas Naufal.
Naufal juga membahas berbagai tantangan dalam membangun bisnis berkelanjutan, seperti biaya awal yang tinggi, kurangnya kesadaran konsumen, dan hambatan regulasi. Namun, ia menekankan bahwa tantangan ini dapat diatasi dengan inovasi, kolaborasi, dan kegigihan.
“Jangan takut menghadapi tantangan. Bisnis yang berkelanjutan mungkin membutuhkan usaha lebih, tetapi hasilnya jauh lebih berharga, baik untuk kita maupun untuk generasi mendatang,” tambahnya.
“Memulai bisnis berkelanjutan tidak harus besar. Mulailah dari langkah kecil, seperti mengurangi penggunaan plastik di bisnis Anda atau beralih ke sumber energi yang ramah lingkungan. Setiap langkah kecil memiliki dampak besar ketika dilakukan secara konsisten,” ungkapnya.
Setelah sesi tanya jawab, moderator Rahmi menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Naufal atas ilmu dan inspirasi yang telah dibagikan. Ia juga memotivasi peserta untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari dalam membangun bisnis yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Semoga sesi ini menjadi awal dari perjalanan kalian untuk menciptakan bisnis yang tidak hanya sukses, tetapi juga bermakna,” ujar Rahmi.
Sharing Session-6 ini menjadi momen berharga bagi peserta WMK USK 2024 untuk mendapatkan wawasan dan strategi baru dalam membangun bisnis berkelanjutan. Dengan narasumber yang berpengalaman dan tema yang relevan, sesi ini tidak hanya memberikan ilmu tetapi juga menginspirasi peserta untuk mengambil langkah nyata menuju masa depan yang lebih baik.

Leave a comment