Banda Aceh, 28 Oktober 2024, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) kembali memberangkatkan para mahasiswanya untuk mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) internasional di Malaysia. Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Kepala Departemen Teknik Pertanian, Dr. Muhammad Idkham, S.TP, M.Si., dan Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D., untuk periode semester ganjil tahun akademik 2024-2025. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur direktorat Pendididikan dan pembelajaran, Prof. Nasruddin, dan Ikut disaksikan oleh direktur DPP UI, Prof. Dr. Ir. Anak Agung Putri Ratna,M.Eng
Sebanyak delapan mahasiswa yang terpilih akan menjalani program ini di dua universitas ternama di Malaysia, yakni Universiti Malaya dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Pulau Pinang. Mahasiswa ini akan mengikuti kegiatan akademik selama 22 hari, mulai dari tanggal 29 Oktober hingga 20 November 2024. Program ini mencakup serangkaian kegiatan mulai dari perkuliahan, seminar, workshop, hingga fieldtrip untuk memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa akan mengikuti beberapa tahapan kegiatan yang telah dirancang. Tahapan pertama adalah perkuliahan di kelas yang akan berlangsung mulai 29 Oktober hingga 12 November 2024. Di Universiti Malaya, mahasiswa akan belajar di Jurusan Geografi, sementara di UiTM Pulau Pinang, mahasiswa akan terlibat dalam studi terkait Teknik Kimia.
Setelah menyelesaikan perkuliahan, mahasiswa akan berpartisipasi dalam rangkaian seminar dan workshop yang dilaksanakan pada 13 hingga 16 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan serta keterampilan mahasiswa di bidang akademik dan profesional.
Menjelang akhir program, mahasiswa akan mengikuti fieldtrip di Pulau Pinang selama tiga hari, dari 17 hingga 19 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai budaya dan lingkungan di Malaysia.
Program ini didampingi oleh Prof. Dr. Ichwana, S.P., M.P. sebagai dosen pendamping. Selain itu, mahasiswa pascasarjana, Khairul Anwar, S.TP., turut serta dalam program ini sebagai asisten. Mahasiswa S1 yang menjadi peserta program ini adalah Dea Miranda, Nadiaturrahmi, Syakira Farlia, Sri Fadila, Nurul Halisa Harahap, dan Annisa Meta Oktavia.
Dalam kesempatan pelepasan, Dr. Muhammad Idkham menyampaikan harapan agar mahasiswa mampu memaksimalkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi diri, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan soft skills. “Program MBKM internasional ini adalah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya belajar di kelas, tetapi juga eksplorasi budaya dan lingkungan di Malaysia,” ujar Dr. Idkham.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBKM internasional ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Pertanian USK dalam mengembangkan kurikulum berbasis internasional dan meningkatkan kualitas lulusannya. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi pengembangan fakultas dan universitas,” ungkap Prof. Sugianto.
Program MBKM internasional ini merupakan bentuk nyata dari penerapan kebijakan Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa agar dapat menimba ilmu di luar kampus dan mengembangkan perspektif global dalam proses belajar.
Kehadiran mahasiswa Fakultas Pertanian USK di Malaysia ini diharapkan mampu membangun jejaring internasional yang kuat, tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi fakultas dan universitas secara keseluruhan. Program ini juga memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik di luar negeri dan membuka wawasan mereka dalam menghadapi tantangan global.
Dengan keikutsertaan delapan mahasiswa dalam program MBKM internasional ini, Fakultas Pertanian USK berharap dapat terus melahirkan generasi yang kompeten dan berdaya saing tinggi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis.

Leave a comment