Pada Senin, 14 Oktober 2024, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) menerima kunjungan kerja dari Senat Akademik Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas (Unand). Kunjungan ini berlangsung di Meeting Room 1 Fakultas Pertanian USK dan dipimpin oleh Dr. Ir. Alfi Asben, M.Si, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Unand. 

Agenda utama kunjungan ini adalah untuk mempererat hubungan antar kedua fakultas dan meningkatkan wawasan serta kapasitas anggota Senat Akademik Fakultas Teknologi Pertanian Unand yang telah beroperasi selama dua tahun terakhir, sejak 2022. Kunjungan ini merupakan inisiatif pertama kalinya yang dilakukan oleh senat tersebut ke universitas lain.

Fakultas Pertanian USK dipilih sebagai destinasi karena reputasinya yang telah maju dalam inovasi, terutama dalam pengelolaan komoditas minyak atsiri melalui Atsiri Research Center yang telah dikenal di tingkat internasional. Sebagai universitas yang sama-sama berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), USK dianggap sebagai mitra yang tepat dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai inovasi dan pengelolaan akademik.

Rombongan dari Fakultas Teknologi Pertanian Unand disambut oleh pimpinan Fakultas Pertanian USK, termasuk Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D selaku Dekan, serta pimpinan lainnya seperti Prof. Dr. Ir. Hairul Basri, M.Sc.(Wakil Dekan I), Dr. Elvira Iskandar, S.P., M.Sc. (Wakil Dekan II), dan Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP.(Wakil Dekan III). Selain itu, turut hadir Prof. Dr. Ir. Hasanuddin, M.S. selaku Ketua Senat FP USK, serta Ketua Komisi A, B, dan C Senat Fakultas Pertanian USK yaitu Prof. Dr. Ir. Sabaruddin, M.Agr. Sc., Prof. Dr. Ir. Eka Meutia Sari, M.Sc., dan Prof. Dr. Ir. Normalina Arpi, M.Sc.

Kunjungan ini juga memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan fakultas dan universitas, serta metode pengembangan sumber daya alam berbasis riset. Senat Akademik Fakultas Teknologi Pertanian Unand berharap bahwa pengalaman dari Fakultas Pertanian USK dapat menginspirasi peningkatan kapasitas riset dan inovasi di Unand, khususnya dalam menghadapi tantangan lingkungan dan pertanian berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan antar universitas, tetapi juga membuka peluang kerjasama di masa depan dalam bidang riset, inovasi, dan pendidikan yang lebih baik.

Leave a comment