Banda Aceh, Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak wirausaha muda yang unggul. Kali ini, melalui program immersion Wirausaha Merdeka 2024, USK menghadirkan sosok inspiratif Billy Mambrasar, S.T., B.Sc., MBA., EdM, pendiri Yayasan Kitong Bisa dan Staf Khusus Millenial Presiden Joko Widodo, sebagai narasumber dalam Sharing Session bertema “Agricultural Business”.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 19 Oktober 2020 pukul 09.00 – 11.30 WIB melalui platform Zoom Meeting ini, berhasil menyedot perhatian mahasiswa USK dan para pelaku usaha di bidang agribisnis. Dalam sesi yang dimoderatori oleh Ichwan, Founder Kiat Advisory, Billy Mambrasar berbagi wawasan dan strategi terkini dalam mengembangkan bisnis di sektor pertanian.

“Agribisnis memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia, terutama untuk generasi muda. Dengan inovasi dan kreativitas, kita bisa menciptakan peluang bisnis yang menguntungkan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Billy Mambrasar dalam paparannya.

Lebih lanjut, Billy Mambrasar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha dalam memajukan sektor pertanian. Menurutnya, sinergi yang kuat akan mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor ini, seperti minimnya akses terhadap teknologi, pasar, dan modal.

“Saya berharap melalui sharing session ini, mahasiswa USK dapat terinspirasi untuk menjadi wirausaha muda yang tangguh dan inovatif di bidang agribisnis. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan di Aceh,” ungkap Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta sangat antusias mengikuti sesi tanya jawab. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait peluang bisnis di sektor pertanian, tantangan yang dihadapi, serta strategi pemasaran produk pertanian.

Billy Mambrasar adalah seorang sosok yang menginspirasi banyak orang. Ia dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pengembangan masyarakat, khususnya di daerah-daerah tertinggal. Melalui Yayasan Kitong Bisa, Billy Mambrasar telah banyak menginisiasi berbagai program pemberdayaan masyarakat, salah satunya di bidang pertanian.

Program Wirausaha Merdeka merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk mendorong tumbuhnya wirausaha baru di Indonesia. “Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnisnya dan mendapatkan pendampingan dari para ahli,” kata Ir. Raihan Dara Lufika, S.T., M.Sc., Dosen Teknik Industri Fakultas Teknik USK, yang bertindak sebagai pembawa acara pada kegiatan sharing session itu.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa USK yang tertarik untuk terjun ke dunia bisnis, khususnya di sektor pertanian. Sehingga, ke depannya akan lahir banyak wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a comment