Pesantren Modern Al Falah Abu Lam U merupakan dayah modern yang terletah di Gampong Lam Jampok Aceh Besar yang memiliki hamper seribuan jumlah santri. Setiap hari dari dapur dayah dihasilkan residu sayuran dan buah rata-rata 40 Kg sehari.  Potensi ini dimanfaatkan oleh dosen Pengabdi USK yang di ketuai oleh Ratu Fazli Inda Rahmayani dari Prodi Pendidikan Kimia FKIP USK untuk diolah menjadi eco enzyme. Eco enzyme sangat popular saat ini karena memiliki banyak sekali fungsinya, selain karena prosesnya telah membantu mengatasi permasalahan lingkungan, eco enzyme juga dapat dipergunakan menjadi pupuk, pestisisida, cairan terapi, pembersiah udara dan aneka bahan pembersih rumah tangga yang ramah lingkungan sehingga sangat bagus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

Ibu Dr. Dra. Sulastri, M.Si salah seorang tim pengabdi yang juga merupakan wakil ketua bidang pengabdian Masyarakat pada Lembaga penelitian dan pengabdian Masyarakat USK menjelaskan bahwa Pengolahan limbah organik menjadi eco enzym merupakan langkah praktis dan berkelanjutan dalam pencapaian SDGs, dengan mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai dan melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Eco Enzym yang dihasilkan bisa diolah menjadi berbagai produk turunan, salah satunya sabun cuci piring yang dapat dimanfaatkan oleh pihak pesantren untuk kebutuhan pesantren untuk menjadi  sebagai salah satu wirausaha pesantren serta dapat dipergunakan untuk pupuk pada lahan pertanian sayuran di pesantren. USK sebagai jantong hate Rakyat Aceh terpanggil untuk menghilirkan riset-riset dosen USK ke Tengah-tengah Masyarakat. Tim pengabdi lainnya Prof. Dr.Ichwana selaku Koordinator Magister Pengelolaan Lingkungan juga sangat gencar menghilirkan hasil-hasil riset ke Masyarakat menyatakan bahwa “pesantren merupakan Lembaga pendidikan yang mencetak generasi muslim handal ke depan, generasi abad 21 perlu memiliki kemampuan memanfaatkan potensi yang ada secara kreatif dan inovatif untuk menjadi wirausaha”. Pemanfaatan residu limbah saat ini sangat diharapkan untuk membantu merawat, mejaga bumi ynga didiami generasi yang akan datang agar tetap bestari. Produksi eco enzym dapat diandalkan utnuk itu.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Pesantren Al-Falah sejak bulan juni 2024 sosialisai terkait eco enzyme serta praktek langsung pembuatannya dengan narasumber Ibu Dr. Dra. Sulastri, M.Si. Kegiatan ini selain dihadiri oleh tim pengabdi, tetapi juga dihadiri oleh ibu-ibu dari Desa Lamjampok, Pimpinan Pesantren, Para Ustad dan Ustadzah serta santri dan santriwati. 

Selanjutnya kegiatan pihak pesantren juga rutin memproduksi Eco Enzym sejak bulan juni sampai saat ini dengan bantuan mahasiswa KKN Tematik melalui program pengabdian kepada Masyarakat berbasi gampong binaan yang ditempatkan oleh Universitas Syiah Kuala di Pesantren Al-Falah. Eco enzim yang diproduksi pesantrean saat ini ratusan liter dan akan dipanen secara rutin mulai akhir agustus 2024 ini. Tim pengabdi sangat menaruh harapan agar a[pa yang telah dilakukan selama ada pendampingan dari dosen USK dan mahasiswa USK dapat terus berlanjut dan semakin meluas kepada keluarga santri dan Masyarakat sekitar.

Tim pengabdi telah melanjutkan pendampingan dengan  melaksanakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbasis EE di pesantren. Pihak pesantren memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, bahkan Ustadz Fajri selaku pimpinan Pesantren memberikan dukungan penuh selama kegiatan ini berlangsung. 

Leave a comment