Banda Aceh, 20 Agustus 2024 – Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Diskusi Ilmiah dengan tema “Transformasi Pertanian yang Tangguh dan Berkelanjutan untuk Aceh Maju Tahun 2025-2029.” Diskusi ini mengambil fokus utama pada sosok yang diharapkan memimpin Aceh pada Pilkada Serentak 2024, dengan penekanan pada kontribusi sektor pertanian dalam mewujudkan Aceh yang lebih maju dan sejahtera.

Acara yang berlangsung pada hari Selasa ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Ir. Sugianto, M.Sc., Ph.D., didampingi oleh Wakil Dekan I, Prof. Dr. Ir. Hairul Basri, M.Sc., Wakil Dekan II, Dr. Elvira Iskandar, SP., M.Sc., dan Wakil Dekan III, Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc. Selain itu, sejumlah undangan dari perwakilan Dekan USK, civitas akademika Fakultas Pertanian turut serta, termasuk perwakilan dari berbagai lembaga kemahasiswaan.

Dalam sambutannya, Prof. Sugianto menekankan pentingnya transformasi sektor pertanian di Aceh. “Kami berharap melalui diskusi ini, akan lahir ide-ide segar dan solusi konkret yang bisa diadopsi oleh pemimpin Aceh masa depan, guna mewujudkan pertanian yang tangguh dan berkelanjutan, yang pada akhirnya mendukung kemajuan Aceh dalam jangka panjang,” ujarnya.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum akademis seperti ini memiliki peran strategis dalam menyumbangkan pemikiran untuk kemajuan Aceh. “Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan pemikiran yang bisa menjadi referensi bagi calon pemimpin Aceh dalam menyusun kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” tutur Prof. Marwan.

Diskusi publik ini dilanjutkan dengan sesi seminar yang menghadirkan dua narasumber utama. Narasumber pertama, Prof. Dr. Ir. Abubakar, MS, selaku Ketua Senat Akademik USK, menyampaikan pandangannya terkait profil pemimpin Aceh yang ideal di sektor pertanian. Menurutnya, ketahanan pangan, transformasi pertanian, pengusaha muda profesional, dan orientasi pada komoditas unggulan merupakan poin-poin utama yang perlu diperhatikan oleh pemimpin Aceh ke depan. “Pemimpin Aceh yang ideal harus mampu memfasilitasi pengembangan sumber daya manusia di sektor pertanian serta mendorong inovasi yang berkelanjutan,” tegasnya.

Narasumber kedua, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor USK dan dosen Fakultas Pertanian, membahas kebijakan pertanian yang berpihak pada masyarakat Aceh. Dalam paparannya, Prof. Agussabti menekankan pentingnya perhatian terhadap masalah on-farm, pengembangan basis pertanian, serta peningkatan komoditas unggulan dan industri pertanian. “Pemimpin Aceh masa depan harus mampu merumuskan kebijakan yang mendukung pemberdayaan sektor pertanian, termasuk dalam hal penganggaran dan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber dan foto bersama seluruh peserta diskusi. Diskusi ilmiah ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak, terutama civitas akademika, untuk berkontribusi aktif dalam membangun Aceh melalui sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

#DiskusiPublikUSK #TransformasiPertanianAceh #PilkadaAceh2024

Leave a comment