Oleh: Bambang Sukarno Putra, S.TP, M.Si

Banda Aceh, 2 Maret  2024

Dalam era yang semakin kompleks ini, masalah ketahanan pangan menjadi salah satu isu yang mendesak untuk diatasi. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan secara cukup, tetapi juga mencakup aspek keberlanjutan dalam memenuhi kebutuhan pangan pada masa depan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan dalam mengatasi masalah ini. 

Salah satu faktor penting dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan adalah kesadaran berkelanjutan masyarakat terhadap lingkungan. Pendidikan lingkungan memegang peranan penting dalam membentuk kesadaran berkelanjutan ini. Melalui pendidikan lingkungan, masyarakat dapat memahami hubungan yang kompleks antara manusia, lingkungan, dan sistem pangan. Dengan pemahaman ini, mereka akan dapat mengambil tindakan yang mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan. 

Menyadari Urgensi Pendidikan Lingkungan dalam Ketahanan Pangan 

Data menunjukkan bahwa kesadaran berkelanjutan dalam ketahanan pangan masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), hanya sekitar 40% masyarakat di Indonesia yang memiliki pemahaman yang memadai tentang pentingnya menjaga lingkungan demi ketahanan pangan. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pendidikan lingkungan dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. 

Peran Pendidikan Lingkungan dalam Membentuk Kesadaran Berkelanjutan 

Pendidikan lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kesadaran berkelanjutan masyarakat terhadap ketahanan pangan. Berikut adalah beberapa peran penting yang dapat dimainkan oleh pendidikan lingkungan: 

1. Memberikan Pemahaman tentang Hubungan Antarunsur 

Pendidikan lingkungan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara manusia, lingkungan, dan sistem pangan. Melalui pemahaman ini, masyarakat akan menyadari bahwa tindakan mereka dalam menjaga lingkungan memiliki dampak langsung terhadap ketahanan pangan. Mereka akan dapat menghubungkan konsep-konsep seperti keseimbangan ekosistem, pengelolaan sumber daya alam, dan pola konsumsi pangan dengan ketahanan pangan yang berkelanjutan. 

2. Mengembangkan Keterampilan Berkelanjutan 

Pendidikan lingkungan juga dapat mengembangkan keterampilan berkelanjutan yang diperlukan dalam mencapai ketahanan pangan. Masyarakat akan belajar tentang teknik pertanian yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah organik, dan penggunaan energi terbarukan. Mereka akan diajarkan bagaimana mengoptimalkan sumber daya yang ada dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dalam kegiatan pertanian mereka. Dengan keterampilan ini, masyarakat akan dapat berkontribusi secara aktif dalam menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan.

3. Mendorong Perubahan Perilaku 

Pendidikan lingkungan juga dapat menjadi katalisator dalam mendorong perubahan perilaku yang mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Melalui pendidikan lingkungan, masyarakat akan menyadari bahwa keputusan-keputusan sehari-hari mereka, seperti pola konsumsi pangan dan pengelolaan limbah, dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap ketahanan pangan. Pendidikan lingkungan dapat memberikan informasi yang memadai dan memotivasi masyarakat untuk mengadopsi perilaku yang ramah lingkungan dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan. 

Mendukung Pendidikan Lingkungan untuk Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan 

Untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan, pendidikan lingkungan harus menjadi prioritas yang diperhatikan secara serius. Berbagai langkah dapat diambil untuk mendukung pendidikan lingkungan dalam mencapai tujuan ini:

1.      Meningkatkan aksesibilitas pendidikan lingkungan: Pemerintah dan lembaga pendidikan harus bekerja sama untuk memastikan bahwa pendidikan lingkungan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Program pendidikan lingkungan harus disediakan secara luas, termasuk dalam kurikulum sekolah dan program pelatihan bagi petani dan pelaku usaha pangan.

2.      Mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam pembangunan kurikulum: Pendidikan lingkungan harus menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan formal. Materi tentang lingkungan dan ketahanan pangan harus diajarkan secara terstruktur dan terpadu, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

3.      Meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kampanye dan program publik: Kampanye dan program publik yang berfokus pada pentingnya pendidikan lingkungan dalam mencapai ketahanan pangan harus dilakukan secara terus-menerus. Media massa, media sosial, dan kegiatan komunitas dapat digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan informasi dan memotivasi masyarakat untuk mengambil tindakan yang mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

4.      Mengembangkan kemitraan antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta: Kemitraan yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta sangat penting dalam mendukung pendidikan lingkungan. Dengan bekerja sama, mereka dapat mengembangkan program pendidikan lingkungan yang efektif, menyediakan sumber daya yang diperlukan, dan memfasilitasi aksesibilitas pendidikan lingkungan bagi masyarakat. 

Tantangan dan Harapan 

Meskipun pendidikan lingkungan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan pangan, kita tidak dapat mengabaikan tantangan yang masih dihadapi. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya sumber daya yang tersedia untuk mendukung program pendidikan lingkungan. Keterbatasan anggaran dan infrastruktur pendidikan dapat menghambat aksesibilitas dan kualitas pendidikan lingkungan di beberapa daerah. 

Selain itu, akses terhadap teknologi juga menjadi tantangan yang perlu diatasi. Di era digital ini, teknologi informasi dan komunikasi telah membuka banyak peluang untuk menyebarkan informasi dan pendidikan secara efektif. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak memiliki akses yang memadai ke teknologi ini, terutama di daerah pedesaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk memastikan bahwa pendidikan lingkungan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Selain tantangan tersebut, kesadaran masyarakat juga merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. Meskipun pendidikan lingkungan dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan yang diperlukan, masih ada kebutuhan untuk merangsang dan memotivasi masyarakat agar mengambil tindakan yang nyata untuk mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kampanye dan program publik yang terus-menerus perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan membangun keterlibatan masyarakat dalam upaya mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. 

Namun, di balik tantangan ini, terdapat harapan yang besar. Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan sektor swasta, integrasi pendidikan lingkungan dan ketahanan pangan dapat terus diperkuat. Pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya yang cukup untuk mendukung program pendidikan lingkungan di semua tingkatan, termasuk dalam perencanaan pembangunan dan anggaran negara. Lembaga pendidikan dapat mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam kurikulum mereka dan melibatkan siswa dalam kegiatan yang mendorong kesadaran berkelanjutan. 

Komunitas dan sektor swasta juga dapat berperan aktif dalam mendukung pendidikan lingkungan. Mereka dapat menyediakan sumber daya dan dukungan finansial untuk program pendidikan lingkungan, serta berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga pendidikan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan lingkungan. Melalui upaya bersama ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat melalui pendidikan lingkungan, kita dapat menghasilkan perubahan yang signifikan dalam cara kita memandang dan mengelola sistem pangan kita. Dengan meningkatnya kesadaran berkelanjutan, kita dapat memastikan bahwa ketahanan pangan di masa depan tidak hanya terjamin, tetapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang. 

Tantangan mungkin ada, namun harapan tetap terpancar. Dengan komitmen, kerja sama, dan investasi yang tepat, pendidikan lingkungan bisa menjadi fondasi kuat untuk membangun kesadaran berkelanjutan dalam ketahanan pangan. Mari bergandengan tangan dan bergerak maju menuju masa depan yang lebih baik, di mana lingkungan yang sehat dan ketahanan pangan yang berkelanjutan menjadi kenyataan bagi kita semua. 

Dalam menghadapi tantangan global terkait ketahanan pangan, pendidikan lingkungan menjadi faktor kunci dalam membentuk kesadaran berkelanjutan. Dengan pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara manusia, lingkungan, dan sistem pangan, serta dengan keterampilan dan perilaku yang mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan, masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. Dukungan yang kuat dan langkah-langkah konkret dalam mendukung pendidikan lingkungan akan menjadi investasi jangka panjang yang tak ternilai dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan.

#Hashtag: #PendidikanLingkungan #KetahananPangan #KesadaranBerkelanjutan #KonservasiLingkungan #Sustainability

Leave a comment